Warga Pasuruan Digegerkan Penemuan Mayat di Pematang Sawah, Ini Kata Polisi

oleh -71 Dilihat

 

 

 

KabarBaik.co, Pasuruan – Warga Dusun Bangkok, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan penemuan mayat di pematang sawah, Jumat (6/3) malam. Korban diketahui bernama Ponimun (75), warga Dusun Kuwung, Desa Karangrejo.

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal di pinggir sawah, tepatnya di dekat saluran air persawahan, setelah sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah selama dua hari. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Kohir yang hendak menuju sungai di sekitar lokasi.

Kohir menuturkan, saat itu dirinya hendak buang air besar ke sungai yang berada tidak jauh dari area persawahan Dusun Bangkok. Namun, di tengah perjalanan ia melihat sesosok tubuh tergeletak di pinggir sawah. “Begitu melihat ada mayat, saya langsung kembali untuk memberitahukan warga kalau ada orang meninggal di tengah sawah,” ujar Kohir.

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Gempol. Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama warga datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan identifikasi terhadap korban.

Kapolsek Gempol, Kompol Giadi Nugraha mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh anggota, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit stroke,” jelasnya.

Menurut Giadi, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. “Pihak keluarga menerima kematian korban karena memang memiliki riwayat penyakit stroke dan menolak dilakukan autopsi,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.