175 Peserta dari 7 SPPG di Jombang Ikuti Sosialisasi Penjamah Makanan

oleh -200 Dilihat
WhatsApp Image 2025 10 22 at 2.27.23 PM 1
Dinkes Jombang gelar sosialisasi penjamah makanan yang diikuti 7 SPPG (istimewa)

KabarBaik.co – Dinas Kesehatan Jombang menggelar kegiatan Sosialisasi Penjamah Makanan yang melibatkan tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Puskesmas Mojowarno, Rabu (22/10).

Acara ini diikuti sekitar 175 peserta dari berbagai lembaga SPPG. Kegiatan ini dipimpin oleh Fikri selaku penanggung jawab acara. Sejumlah pejabat forkopimcam dan perwakilan instansi terkait juga tampak hadir.

Plt Camat Mojowarno M. Ronny Afriandie, Kapolsek Mojowarno AKP Soesilo, serta Batituud Koramil Mojowarno Peltu Mukiyi yang mewakili Danramil Kapten Cba Min Hudi turut hadir. Kepala Puskesmas Mojowarno Sri Wahyuningsih dan perwakilan Dinas Kesehatan Fitri juga turut hadir.

Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan dari tujuh SPPG, yakni. SPPG Aqoba Tebuireng Diwek, SPPG Mahardika Selorejo, SPPG Bunda Selorejo, SPPG Kharizma Jaya Gondek, SPPG Pattimura, SPPG Pertemuan Dua Lautan Ngoro, dan SPPG Wijaya Mandiri Tambar.
Tercatat sekitar 90 peserta hadir secara langsung dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Dalam sambutannya, Plt Camat Mojowarno M. Ronny Afriandie mengapresiasi partisipasi peserta yang dianggap memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan pangan di lingkungannya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua elemen yang punya komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pangan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mojowarno, Sri Wahyuningsih, menekankan pentingnya penerapan Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB).

“CPPB bukan sekadar aturan, tetapi investasi untuk kepercayaan pelanggan dan reputasi usaha kita,” katanya.

Materi utama dalam sosialisasi ini disampaikan oleh Fitri dari Dinas Kesehatan Jombang. Ia menjelaskan pentingnya edukasi terkait keamanan pangan, higienitas, dan sanitasi bagi para penjamah makanan.

“Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang keamanan pangan, mencegah penyakit bawaan makanan (foodborne disease), dan menjamin kualitas serta keamanan produk yang disajikan kepada konsumen,” jelas Fitri.

Melalui kegiatan ini, para penjamah makanan diharapkan mampu menerapkan praktik pengolahan pangan yang higienis dan aman di lingkungan kerja masing-masing.

“Pastinya kita semua ingin penerapan praktik pengolahan pangan yang higienis dan aman di lingkungan kerja,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.