KabarBaik.co, Jombang– Kecelakaan maut terjadi di Jalur Arteri Nasional, Desa Kepuhkembeng, Peterongan, Jombang, Jumat (15/5) dini hari. Tiga remaja yang berboncengan satu motor tewas usai ditabrak truk fuso yang kemudian melarikan diri.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di kawasan perempatan lampu merah Jalan Raya Mastrip menuju arah Peterongan.
Salah satu saksi di lokasi, Bowo, 40, mengatakan sepeda motor yang ditumpangi tiga pelajar melaju dari arah selatan ke utara.
“Motor itu dari arah selatan ke utara, boncengan tiga,” ujar Bowo, Jumat (15/5) siang.
Saat melintas di area lampu merah, lanjut dia, sebuah truk fuso melaju kencang dari arah barat menuju Surabaya dan langsung menghantam sepeda motor tersebut.
“Truknya melaju kencang dari arah barat, terus langsung menghantam motor itu,” katanya.
Benturan keras membuat ketiga korban terpental ke sisi utara jalan. Sementara sopir truk fuso langsung kabur usai kejadian.
“Korban langsung terpental semua, truknya langsung kabur,” imbuhnya.
Ketiga korban diketahui masing-masing berinisial R, 15, pelajar asal Nganjuk, Z, 15, pelajar asal Kota Surabaya, dan V, 15, pelajar asal Bojonegoro.
Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan satu korban lainnya meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD Jombang.
Petugas kemudian mengevakuasi jasad para korban ke kamar jenazah RSUD Jombang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan kejadian tersebut. Polisi saat ini masih memburu sopir truk yang melarikan diri.
“Untuk kendaraan sepeda motor berjalan dari selatan ke utara dan truk berjalan dari barat ke timur,” ujar Siswanto.
“Truk melarikan diri namun identitasnya sudah kami kantongi,” tambahnya.
Kasus kecelakaan maut tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang. (*)







