5.500 Guru TPQ Sidoarjo Dapatkan Insentif, EMIS Jadi Syarat Utama

oleh -101 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 20 at 10.38.30 AM
Bupati Sidoarjo Subandi saat berikan intensif secara simbolis kepada guru honorer di Sidoarjo (ist/dok Kominfo Sidoarjo)

KabarBaik.co, Sidoarjo — Jumlah guru TPQ penerima insentif dari Pemkab Sidoarjo berpeluang bertambah pada 2027. Kuncinya berada pada kelengkapan pendataan guru melalui aplikasi Education Management Information System (EMIS) milik Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo.

Tahun ini, sebanyak 5.500 guru TPQ tercatat sebagai penerima insentif. Mereka mendapatkan Rp 350 ribu per bulan atau Rp 4,2 juta dalam setahun. Pemkab Sidoarjo mengalokasikan anggaran sekitar Rp 23 miliar untuk program tersebut.

Ketua Forum Komunikasi Kepala (FKK) TPQ Kabupaten Sidoarjo H. Saifullah mengatakan masih ada guru TPQ yang belum masuk atau belum menuntaskan pendataan EMIS. Kondisi tersebut membuat mereka belum bisa memperoleh insentif.

“Manakala ada guru-guru TPQ yang belum selesai dan beres untuk EMIS-nya, maka mereka tidak mendapatkan insentif karena itu masuk dalam juknis penerima insentif Kabupaten Sidoarjo yang sudah ditandatangani di tahun 2024,” kata Saifullah.

Menurutnya, kendala pendataan tidak selalu berasal dari guru. Sejumlah persoalan teknis seperti koneksi internet maupun server EMIS juga menjadi hambatan dalam proses penginputan data.

Meski begitu, proses pendataan terus menunjukkan perkembangan. Saifullah menyebut saat ini sekitar 85 persen guru TPQ telah menyelesaikan EMIS. Kondisi tersebut membuat pihaknya optimistis jumlah penerima insentif akan meningkat tahun depan.

“InsyaAllah sudah hampir 85 persen untuk bisa menyelesaikan EMIS, sehingga kami yakin nanti di 2027 lebih dari 5.000 yang akan mendapatkan insentif karena EMIS-nya sudah terselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn memastikan Pemkab membuka peluang penambahan penerima apabila jumlah guru yang memenuhi persyaratan terus bertambah. Pemerintah daerah akan menyesuaikan anggaran berdasarkan data yang telah terverifikasi.

“Kalau data EMIS ini masuk, insyaAllah tetap akan kita realisasikan dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan). Apabila data EMIS-nya semisal 8.000 guru, InsyaAllah Bupati dan DPRD akan merealisasikan 8.000,” ujar Subandi.

Ia menilai insentif tersebut bukan hanya berkaitan dengan kesejahteraan guru TPQ. Keberadaan guru ngaji juga dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

“Ayo bareng-bareng membangun mental fondasi anak kita. Pemerintah daerah hadir memberikan insentif guru ngaji, kepingin anak-anak kita dapat fondasi semuanya iso ngaji. Niki yang penting,” katanya.

Insentif guru TPQ tahun ini diserahkan secara simbolis di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (19/8) malam. Pemkab Sidoarjo berharap dukungan tersebut dapat membantu para guru dalam menjalankan tugas pendidikan keagamaan sekaligus mendorong semakin banyak guru TPQ melengkapi pendataan EMIS. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.