KabarBaik.co – Gelombang arus lalu lintas menuju Kota Batu, Jawa Timur, mengalami peningkatan signifikan selama dua hari terakhir, Sabtu (3/1) hingga Minggu (4/1). Lonjakan kendaraan dipicu tingginya minat masyarakat yang menghabiskan akhir pekan pertama tahun 2026 untuk berlibur di Kota wisata Batu.
Peningkatan arus kendaraan mulai terpantau sejak Sabtu siang, terutama dari arah gerbang Tol Singosari. Data sementara mencatat lebih dari 12.000 kendaraan keluar dari tol Singosari hingga pukul 16.00 WIB, dengan mayoritas kendaraan mengarah ke Kota Batu.
Kondisi tersebut berdampak pada kepadatan di sejumlah ruas jalan penghubung antara Kabupaten Malang dan Kota Batu. Titik kepadatan paling terasa terjadi di jalur Karangploso hingga Simpang Tiga Pendem. Selain itu, peningkatan volume kendaraan juga terjadi di kawasan wisata, seperti Jalan Raya Ir Soekarno di depan Jatim Park 3.
Meski padat, arus lalu lintas masih terpantau aman dan terkendali.
Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, kepolisian menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan. Kanit Turjawali Polres Batu, Ipda Gema Indra Winaryan, menyampaikan bahwa kepadatan lalu lintas didominasi wisatawan yang hendak berlibur ke Kota Batu.
“Sejak pagi kemarin, arus kendaraan dari Tol Singosari cukup padat dan sebagian besar mengarah ke Kota Batu. Kami fokus melakukan pengaturan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Gema.
Satuan Lalu Lintas Polres Batu juga menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Opsi buka-tutup jalur hingga pengalihan arus disiapkan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan. “Pengaturan kami lakukan secara real time. Ketika volume meningkat, personel langsung bergerak agar arus tetap mengalir,” jelasnya.
Pihak kepolisian memperkirakan kepadatan arus menuju Kota Batu masih berlangsung hingga Sabtu malam. Sementara itu, arus balik wisatawan diprediksi mulai meningkat pada Minggu (4/1) sore ini.
Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama. (*)






