KabarBaik.co, Batu – Sebuah rumah milik warga di wilayah Kota Batu dilalap api pada Senin (8/6) sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isi rumah, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Rumah berukuran sekitar 5×7 meter milik Farida (50), warga RT 06 RW 02 Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, terbakar saat kondisi rumah dalam keadaan kosong. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang bekerja, sementara kedua anaknya beraktivitas di luar rumah.
Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Dani yang melihat kobaran api disertai asap tebal dari bagian belakang rumah. Ia kemudian segera meminta bantuan warga sekitar, namun api cepat membesar dan sulit dikendalikan secara manual.
Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu. Petugas langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian, dibantu unsur relawan dan aparat setempat.
Kepala Damkarmat Kota Batu, Agung Sedayu, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut proses pemadaman berjalan cepat sebelum dilanjutkan dengan tahap pendinginan. “Ya, sudah pendinginan setelah proses pemadaman. Tiga unit armada sudah di lokasi. Untuk keterangan lebih lanjut kami sampaikan nanti setelah pendataan,” ujarnya.
Upaya pemadaman juga melibatkan Tim Tagana Kota Batu, warga sekitar, Polsek Junrejo, serta Polres Batu dan Koramil Junrejo. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian.
Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuwono Efendi, mengatakan seluruh isi rumah tidak dapat diselamatkan karena cepatnya api membesar. “Sekitar pukul 07.00 WIB kejadian, dan satu jam kemudian api berhasil dipadamkan. Namun sayangnya seluruh barang di dalam rumah tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.
Ketua RT 06, Agung, menambahkan bahwa selain perabot rumah tangga, seekor kucing peliharaan juga turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Pihak desa menduga kebakaran dipicu korsleting listrik, meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan Tim Laboratorium Forensik Polres Batu. (*)






