Balon Udara Berisi Petasan Meledak di Atap Rumah Warga Gresik, 2 Orang Terluka

oleh -207 Dilihat
Warga mengamankan balon udara berisi petasan yang meledak dan melukai dua warga di Prambangan, Kebomas, Gresik. (Foto: Ist)
Warga mengamankan balon udara berisi petasan yang meledak dan melukai dua warga di Prambangan, Kebomas, Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Sebuah balon udara yang membawa rentengan petasan meledak setelah jatuh di atas rumah warga di Jalan Mayjen Sungkono Gang XI, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (16/6) sore.

Akibat ledakan tersebut, dua warga yang berada di dalam rumah mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Balon udara yang belum diketahui pemiliknya itu awalnya jatuh dan mengenai tiang listrik di jalan desa.

Namun, karena tertiup angin kencang, balon sempat kembali terangkat ke udara sebelum akhirnya jatuh di atas atap rumah warga.

Saat balon udara mendarat di atap rumah, terdengar dua kali ledakan yang diduga berasal dari petasan yang dibawanya.

Kondisi atap rumah warga yang jebol akibat ledakan balon udara berisi petasan.
Kondisi atap rumah warga yang jebol akibat ledakan balon udara berisi petasan. (Foto: Ist)

“Ketika balon udara jatuh di atas atap rumah warga, terdengar dua kali letusan yang mengakibatkan atap rumah jebol. Serpihan atap tersebut kemudian mengenai dua orang yang berada di dalam rumah,” ujar Kapolsek Kebomas AKP Tatak Sutrisno melalui Kanit Reskrim Ipda Cipto Suciono.

Dua korban diketahui berinisial M. Rasya PR, dan M. Yusuf S. Kedua korban adalah warga setempat berusia 18 tahun. Rasya dan Yusuf mengalami luka ringan pada bagian tangan kanan akibat terkena pecahan kaca dan material bangunan yang terdampak ledakan.

“Korban mengalami luka ringan di tangan. Selanjutnya kedua korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Cipto.

Usai menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu balon udara serta satu renteng petasan berukuran kecil yang berisi 15 petasan dan satu petasan berdiameter sekitar 2 sentimeter yang ditemukan di lokasi kejadian.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki asal-usul balon udara tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, tidak ada yang mengetahui siapa pemilik maupun pihak yang menerbangkannya.

“Dari hasil pemeriksaan saksi, belum diketahui siapa pemilik balon udara yang jatuh dan meledak di atas rumah warga tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya dua korban mengalami luka ringan,” ujar Cipto.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya penerbangan balon udara yang membawa petasan, karena dapat membahayakan keselamatan warga dan memicu kerusakan saat jatuh di permukiman.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.