Banyuwangi Luncurkan Program Restorasi Pesisir, Pulihkan 60 Hektare Terumbu Karang

oleh -98 Dilihat
Peluncuran Coastal Resilience Initiatives di Pantai Lampon.
Peluncuran Coastal Resilience Initiatives di Pantai Lampon.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi meluncurkan program Coastal Resilience Initiatives, kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan kawasan pesisir melalui upaya restorasi ekosistem dan pemberdayaan masyarakat. Program tersebut diluncurkan di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Pantai Lampon, Kecamatan Pesanggaran.

Program hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat ini akan menjalankan enam inisiatif utama, yakni penanaman mangrove, pelestarian hutan pantai, transplantasi terumbu karang, pengembangan ekowisata, peningkatan pendapatan nelayan, serta penguatan kelembagaan nelayan.

Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Amehr Hakim mengatakan, program tersebut selaras dengan kebijakan ekonomi biru yang tengah dijalankan pemerintah.

“Ada lima pilar di dalamnya. Mulai memperluas kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur, budidaya berkelanjutan, pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta laut bebas dari sampah,” kata Amehr.

Menurutnya, Coastal Resilience Initiatives di Banyuwangi diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah pesisir lainnya.

“Kita harapkan selain Banyuwangi, bisa kita lebarkan lagi ke pesisir utara dan selatan Jawa Timur,” ujarnya.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyebut kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci menjaga kelestarian pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan kolaborasi banyak pihak, mulai perusahaan seperti PT BSI dan ditambah dukungan dari Kementerian KKP. Kami percaya kelestarian ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” kata Mujiono.

Sementara itu, Direktur Utama PT BSI Adi Adriansyah Sjoekri menjelaskan program tersebut merupakan investasi jangka panjang yang mengedepankan keseimbangan antara konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.

“Sehingga fokusnya bukan hanya pada peningkatan kualitas lingkungan, namun juga peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir,” tegas Adi.

Melalui program ini, PT BSI menargetkan pemulihan lebih dari 60 hektare terumbu karang, rehabilitasi 200 hektare mangrove, serta pemulihan 17,5 hektare hutan pantai. Peluncuran program ditandai dengan penanaman puluhan bibit cemara di kawasan Pantai Lampon.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.