KabarBaik.co, Jember – Diduga akibat tungku dapur yang belum sepenuhnya padam ditinggal pergi, sebuah rumah milik lansia bernama Misja, 61 tahun di Dusun Krajan, RT/007 RW/004, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember hangus terbakar pada Jumat (29/5) malam.
Merespons laporan yang diterima, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung bersinergi dengan Relawan Gumitir dan warga setempat untuk melakukan kaji cepat (asesmen) dampak bencana.
Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Jember menyerahkan bantuan logistik komprehensif guna memenuhi kebutuhan dasar korban. Bantuan yang disalurkan meliputi 1 paket sembako dan 1 paket makanan siap saji, 1 paket lauk pauk dan 1 paket peralatan makan dan 1 paket sandang, 1 paket selimut, dan 1 paket family kit.
Saat ini, puing-puing material bangunan yang terbakar telah dibersihkan secara swadaya oleh warga sekitar. Untuk sementara waktu, bagian atap dapur milik Ibu Misja yang rusak akan ditutupi menggunakan terpal bantuan dari BPBD Jember.
“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati. Pastikan dan cek kembali tungku api maupun kompor setelah selesai digunakan. Pastikan benar-benar padam sebelum ditinggalkan,” tegas Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Sabtu (30/5).
Pasca-insiden ini, lanjut Edy, BPBD Kabupaten Jember mengeluarkan rekomendasi dan mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam penggunaan alat memasak tradisional seperti tungku kayu.
“Selanjutnya, penanganan pasca-kejadian dan perbaikan kerusakan rumah warga ini akan diteruskan kepada pihak Pemerintah Desa Garahan agar mendapat tindak lanjut yang lebih intensif,” pungkasnya.
Secara keseluruhan, penanganan darurat di lapangan berjalan aman dan lancar berkat kolaborasi solid antara BPBD Jember, Relawan Gumitir, dan warga setempat.(*)








