KabarBaik.co, Pasuruan – Keinginan ibadah ke tanah suci didambakan setiap umat muslim di dunia. Salah satunya nenek Mislicha (85), warga Jalan Patimura, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Dia akan berangkat pada Kamis (23/4) mendatang.
Perempuan lansia yang sehari-hari berjualan cilok itu terdaftar sebagai jemaah haji tertua dari Kota Pasuruan. Dia akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Baitullah dengan didampingi anaknya, Mariatul Qibtiyah.
Dengan baju sederhana, setiap hati Mislicha mendorong gerobak kecilnya untuk mencari nafkah sekaligus menabung untuk biaya naik haji. “Saya itu berjualan cilok sudah 50 tahun. Cita-cita bisa barhaji ke Makkah itu sejak muda,” kata Mislicha saat ditemui di sela waktu berjualan, Sabtu (18/4).
Dia menceritakan bahwa uang untuk mendaftar biaya awal haji sebesar Rp 25 juta. Uang tersebut merupakan uang saku sisa saat kepulangan umroh tahun 2018 silam. Setelah dirasa cukup, ia pun nekat dan yakin mendaftar haji pada 2019.
“Memang saya itu menabung ya dari jualan cilok ini. Saya juga kaget kalau panggilan haji itu kok cepat, mungkin saya sudah tua ini,” tuturnya dengan wajah semringah.
Mislicha bersama anaknya akan bergabung di kloter 10 Embarkasi Surabaya. Untuk persiapan keberangkatan haji, dia berencana akan mengundang sejumlah tetangga. “Ya, syukuran kecil, minta maaf ke tetangga dan saudara. Kalau bekal ya secukupnya saja,” tutupnya. (*)







