Berziarah ke Bung Karno dan Muassis NU, Bacagub Jatim Tri Rismaharini Singgung Nasib Nelayan Gresik

oleh -41 Dilihat
RISMA
Tri Rismaharini berziarah ke makam Bung Karno di Kota Blitar, kemarin (4/9). (Foto DPD PDUP)

KabarBaik.co– Menteri Sosial (Mensos) yang juga bakal Calon Gubernur Jatim Tri Rismaharini berziarah ke sejumlah tempat, Rabu (4/9). Di antaranya, makam Presiden RI pertama Soekarno (Bung Karno) di Kota Blitar.

Lalu, ke pesarean para muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang. Yakni, Hadrastussyaikh KH Hasyim Asy’ari di Pondok Pesantren Tebuireng, KH Bisri Syansuri (Ponpes Denanyar), dan KH Wahab Chasbullah (Tambakberas).

Drama Politik Calon di Pilkada Jadi Tersangka? Begini Awal dan Akhir Jalan Ceritanya…

Di sela agenda ziarah, mantan Wali Kota Surabaya itu juga menyinggung soal potensi Jatim terkait pencalonannya sebagai gubernur. Risma menyebut, potensi Jatim sangatlah beragam. “Potensi banyak di perikanan dan pertanian. Kita harus memakai strategi dan perencanaan,” ujarnya usai ziarah di makam Bung Karno, dikutip dari Antara, Rabu (4/9).

Alumnus ITS itu mengaku prihatin dengan kondisi yang ada. Dengan potensi ikan yang melimpah, kesejahteraan nelayan belum optimal. Dari yang didengar, para nelayan di Trenggalek, misalnya, ada yang sampai transaksi di laut. Kemudian, di Kabupaten Gresik. Risma mendengar, ketika melaut nelayan pinjam uang lebih dulu untuk biaya keluarga di rumah dan untuk pergi melaut. Setelah mendapatkan ikan dan pulang, berapa pun harganya akan dijual.

“Ini tidak bagus. Akhirnya tidak bisa keluar dari kemiskinan. Karena itu harus dicarikan pola mereka bisa kalau bisa ‘head to head’ menjualnya. Prosesnya jangan saling bunuh. Itu yang saya siapkan untuk menyelesaikan itu. Potensi ikan di selatan Jawa Timur itu besar,” ujarnya.

Kick Off Petani Milenial Inovatif Jatim 2024, Cek Timeline dan Syaratnya di Sini

Risma menambahkan, ada beberapa masalah lain yang juga menjadi sorotannya. Di antaranya pemberdayaan pedagang. Dia menyatakan, perlu dilakukan pemetaan agar usaha bisa sama-sama jalan karena mereka harus bersaing dengan temannya sendiri.

Selain itu, soal pekerja migran juga harus diselesaikan. Banyak pekerja migran yang terpaksa bekerja menjaid pekerja migran secara ilegal. Karena itu, perlunya penciptaan lapangan kerja lebih luas lagi. Dengan demikian, mereka bisa lebih tertarik untuk bekerja di dalam negeri ketimbang menjadi pekerja migran.

“Sebenarnya saya juga banyak menangani pekerja migran ilegal, beberapa dari Jawa Timur. Selama ini mereka bisa. Kami ajarkan menjahit, diberi latihan kerajinan, kuliner, itu ternyata bisa,’’ paparnya.

Anggota DPD RI: Program Pro Pertanian dan Ketahanan Pangan Wajib Didukung

Setelah berhasil, mereka dipersilakan mau memilih apa. ’’Dasarnya tidak harus bekerja di luar negeri, kan kita ciptakan lapangan kerja yang memadahi untuk mereka,” lanjutnya.

Saat berziarah itu, Risma juga didampingi bakal Calon Wakil Gubernur Jatim KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans). Selain ke Bung Karno dan para muassis NU, kedua bakal pasangan calon yang diusung PDIP itu juga berziarah ke KH Romli Tamim, pendiri Ponpes Darul Ulum, Rejoso, Peterongan Jombang.

Di Pigub Jatim 2024, selain pasangan Risma-Gus Hans, bakal pasangan calon lainnya adalah petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak (Gerindra, Golkar, Demokrat, PKS, Nasdem, PAN, PSI, PPP, serta sejumlah parpol nonparlemen), dan pasangan yang diusung PKB Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (Luman).  (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.