KabarBaik.co, Medan – Timnas Indonesia U-19 mengirim sinyal kuat dalam perburuan gelar Piala AFF U-19 2026. Setelah sempat mendapat perlawanan pada babak pertama, Garuda Muda akhirnya tampil lebih tajam di paruh kedua dan mengalahkan Timor Leste dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga kedua Grup A, Kamis (4/6) malam.
Menariknya, dua gol tambahan Indonesia lahir setelah pelatih Nova Arianto mulai menurunkan sejumlah pemain inti yang sebelumnya disimpan di bangku cadangan. Salah satunya Arkhan Kaka, striker yang mencetak gol saat Indonesia menumbangkan Myanmar pada laga pembuka dengan skor 3-0.
Masuknya sejumlah pemain inti terbukti mengubah daya gedor Garuda Muda. Setelah unggul 1-0 melalui gol Reno Salampessy pada babak pertama, Indonesia semakin mendominasi permainan dan mampu menambah dua gol dalam rentang tiga menit.
Gol kedua Indonesia tercipta pada menit ke-62 melalui tendangan keras Irpan Abadi Siregar yang gagal diantisipasi penjaga gawang Timor Leste. Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Garuda Muda dalam menekan pertahanan lawan.
Hanya berselang tiga menit, Arkhan Kaka yang baru masuk pada babak kedua langsung menunjukkan kualitasnya. Menerima umpan matang dari rekannya, penyerang andalan Indonesia itu sukses mengonversi peluang menjadi gol pada menit ke-65 dan membawa Indonesia menjauh dengan skor 3-0.
Keunggulan tiga gol membuat Indonesia bermain lebih tenang hingga akhir pertandingan. Dominasi skuad asuhan Nova Arianto juga terlihat dari statistik pertandingan yang menunjukkan superioritas Garuda Muda dalam penguasaan bola maupun penciptaan peluang.
Indonesia menguasai bola sebesar 63 persen, sedangkan Timor Leste hanya 37 persen. Dari sisi peluang, Indonesia melepaskan empat tembakan dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang. Timor Leste hanya mampu menghasilkan satu percobaan sepanjang periode tersebut dan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Indonesia juga unggul dalam situasi bola mati dengan memperoleh satu tendangan sudut, sementara Timor Leste tidak mendapatkan kesempatan serupa.
Kemenangan 3-0 membuat Indonesia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, sama dengan Vietnam yang lebih dulu memastikan kemenangan telak 5-0 atas Myanmar pada laga sebelumnya.
Namun, Garuda Muda masih harus puas berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A. Vietnam unggul dalam selisih gol dengan catatan +8, sedangkan Indonesia memiliki selisih gol +6.
Situasi tersebut membuat duel Indonesia kontra Vietnam pada laga terakhir fase grup dipastikan menjadi partai hidup-mati sekaligus penentuan juara Grup A. Pertandingan yang akan berlangsung pada Minggu (7/6) mendatang tidak hanya menentukan siapa yang finis di puncak klasemen, tetapi juga siapa yang berhak mengamankan tiket otomatis ke babak semifinal.
Dalam format Piala AFF U-19 2026, tiga juara grup langsung lolos ke semifinal. Sementara satu tiket tersisa akan diberikan kepada runner up terbaik dari seluruh grup.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Indonesia tentu ingin menghindari skenario bergantung pada perhitungan runner up terbaik. Karena itu, kemenangan atas Vietnam harus menjadi target utama sekaligus langkah penting untuk menjaga asa mempertahankan gelar juara yang diraih pada edisi sebelumnya.
Di grup lain, persaingan menuju semifinal juga masih terbuka. Grup B diperkirakan akan menjadi arena pertarungan antara Thailand dan Malaysia, sedangkan Australia sejauh ini menjadi kandidat terkuat untuk keluar sebagai juara Grup C. Namun, seluruh kepastian baru akan ditentukan setelah rangkaian pertandingan fase grup berakhir.
Bagi Indonesia, targetnya tetap sama. Mempertahankan mahkota juara Asia Tenggara dan mencatatkan prestasi back-to-back di level U-19.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada laga klasik Indonesia versus Vietnam. Bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan duel dua kandidat terkuat juara yang akan menentukan penguasa Grup A sekaligus mengukur kesiapan Garuda Muda dalam misi mempertahankan trofi AFF U-19 2026. (*)






