KabarBaik.co, Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (26/7).
Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG pada pukul 14.50 WITA, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.55 WITA.
Wilayah yang berpotensi terdampak pada tahap awal meliputi Kecamatan Kediri dan Narmada di Kabupaten Lombok Barat, serta Kecamatan Kilo, Woja, Pekat, dan Manggelewa di Kabupaten Dompu.
BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lainnya, antara lain Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, Bima, serta Kota Mataram.
Di Pulau Lombok, daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat meliputi Gerung, Labuapi, Gunungsari, Lingsar, Batu Layar, Kuripan, Jonggat, Batukliang, Janapria, Pringgarata, Kopang, Praya Barat Daya, Batukliang Utara hingga Terara.
Sementara di Pulau Sumbawa, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di wilayah Sumbawa, Moyo Hilir, Lape, Plampang, Empang, Labuhan Badas, Labangka, Moyo Utara, Maronge, Tarano, Lopok, Kempo, Hu’u, Pajo, Monto, Bolo, Woha, Donggo, Sanggar, Madapangga, Tambora, Soromandi, Parado, serta wilayah sekitarnya.
Selain itu, Kota Mataram juga masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak, meliputi Kecamatan Ampenan, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, dan Sandubaya. BMKG menyebutkan kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 17.55 WITA.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir, angin kencang, genangan air, pohon tumbang, maupun gangguan aktivitas di jalan raya.
BMKG juga mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG dan menghindari aktivitas di area terbuka saat terjadi hujan disertai petir maupun angin kencang. (*)







