Borneo FC Bantai Persebaya 5-1; Bruno Paraiba Muncul, Bajul Ijo Melorot ke Posisi Enam

oleh -111 Dilihat
PERALTA BORNEO

KabarBaik.co, Samarinda- Atmosfer panas menyelimuti Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3) malam. Borneo FC Samarinda menunjukkan dominasinya dengan menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor menyakitkan 5-1 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Di hadapan ribuan suporter yang memadati stadion, Pesut Etam tampil penuh energi dan agresivitas, mengubah laga yang diprediksi ketat menjadi panggung keperkasaan tuan rumah. Kado indah bersamaan dengan ulang tahun Borneo FC.

Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo langsung mengambil kendali permainan. Tekanan bertubi-tubi dari lini tengah memaksa Persebaya lebih banyak bertahan. Keunggulan tuan rumah akhirnya pecah pada menit ke-15 melalui Juan Villa. Penyerang asing itu memanfaatkan kelengahan lini belakang Green Force dan menuntaskan peluang dengan tenang, memicu ledakan sorak dari tribun Stadion Segiri.

Gol tersebut membuat Borneo semakin percaya diri. Aliran bola cepat dan pergerakan dinamis para penyerangnya terus menekan pertahanan Persebaya. Meski sempat mencoba keluar dari tekanan, tim tamu asuhan Bernardo Tavares itu tampak kesulitan menembus organisasi permainan tuan rumah yang disiplin.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Borneo justru semakin meningkat. Juan Villa kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Persebaya saat ia mencetak gol keduanya pada menit ke-59. Tendangan bebasnya luar biasa keras. Meluncur di sisi pojok gawang yang dijaga Ernando Ari.

Gol tersebut seperti membuka keran pesta gol Pesut Etam. Empat menit berselang, Mariano Peralta memperlebar keunggulan melalui penyelesaian rapi setelah memanfaatkan skema serangan cepat yang membuat pertahanan Bajul Ijo terbelah.

Tekanan Borneo belum berhenti. Pada menit ke-68, publik Segiri kembali bergemuruh ketika Koldo Obieta ikut mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut semakin menegaskan dominasi Borneo yang tampil tanpa kompromi sepanjang pertandingan.

Persebaya akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Leo Lelis di paruh kedua laga. Bek asal Brasil itu mencetak gol hiburan bagi tim tamu. Nahas, di ujung laga babak kedua, Persebaya kembali kebobolan melalui kaki Marcos Astina.

Pertandingan ini juga menghadirkan satu sorotan menarik dari kubu Persebaya. Striker anyar mereka, Bruno Paraiba, akhirnya kembali muncul dalam pertandingan resmi setelah beberapa waktu tak terlihat sejak laga melawan PSIM Yogyakarta. Meski belum mencetak gol, kemunculannya memberi tanda bahwa Bajul Ijo mulai kembali mencoba memaksimalkan opsi di lini depan.

Kemenangan telak ini tidak hanya mempertegas kekuatan Borneo di kandang, tetapi juga berdampak langsung pada peta persaingan papan atas. Tambahan tiga poin membawa Borneo FC naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 53 poin, hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung yang masih kokoh di puncak klasemen.

Sebaliknya, kekalahan ini membuat Persebaya harus menerima kenyataan pahit turun ke posisi keenam dengan 39 poin. Posisi Bajul Ijo digeser oleh Persita Tangerang yang pada laga lain sukses meraih kemenangan besar 4-1 atas Madura United dan naik ke peringkat kelima dengan 41 poin.

Situasi ini membuat persaingan di papan atas liga semakin panas. Dengan selisih poin yang tipis di antara tim-tim teratas, setiap pertandingan kini menjadi krusial dalam perburuan gelar musim ini. Dukungan fanatik publik Segiri yang kembali menyaksikan kemenangan meyakinkan timnya menjadi sinyal bahwa Borneo FC sedang berada dalam momentum kuat untuk terus menekan pemuncak klasemen.

Sebaliknya, bagi Persebaya yang sudah memainkan 25 laga, kekalahan ini menjadi alarm keras. Peluang untuk menembus tiga besar makin tidak mudah. Hanya tinggal menyisakan 9 laga lagi, (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.