China Open 2026: Bermodal Rekor Apik, The Thunder Pasundan Fajar/Fikri Bidik Final

oleh -140 Dilihat
FAJAR ALFIAN FIKRI e1784936619460
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri

KabarBaik.co, China– Status sebagai juara bertahan sekaligus satu-satunya napas tersisa bagi Indonesia membuat Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri berada di posisi paling krusial. Mereka seolah harus bertarung sendirian di kandang naga.

Hari ini, Sabtu (25/7), ganda putra andalan Merah Putih tersebut akan menantang gemuruh publik Changzhou saat berhadapan dengan raksasa tuan rumah, Liang Wei Keng / Wang Chang, dalam laga hidup-mati babak semifinal China Open 2026.

Bagi Fajar/Fikri, duel ini adalah misi putih mempertahankan takhta demi kehormatan bangsa yang ”terkoyak-koyak” setelah semua wakil Indonesia lainnya berguguran. Sedangkan bagi Liang/Wang, momen ini menjadi panggung balas dendam yang sempurna untuk mengkudeta sang raja di depan pendukung sendiri.

Pertempuran di lapangan dipastikan sengit. Sama-sama membawa misi yang mendalam. Liang/Wang, ganda putra nomor satu sekaligus paling senior di Tiongkok itu juga membawa luka dari pertemuan terakhir di Singapore Open 2026. Keduanya dipermak oleh Fajar/Fikri dengan skor memalukan 21-4 di gim kedua.

Bertanding di rumah sendiri, Liang/Wang dipastikan akan berupaya sekeras-kerasnya membalas demi mengembalikan harga diri.

Di sisi lain, gugurnya seluruh wakil Indonesia dari semua sektor di babak-babak sebelumnya membuat Fajar/Fikri menghadapi kepungan wakil tuan rumah. Mentalitas juara dan ketenangan Fajar/Fikri pun akan diuji hingga batas maksimal untuk menjaga bendera Indonesia tetap berkibar di babak empat besar.

Kendati bermain dalam bayang-bayang tekanan, Fajar/Fikri bukanlah pemain kemarin sore. Pasangan ”The Thunder Pasundan” itu memegang keunggulan psikologis yang masif dengan rekor head-to-head unggul telak 3-1 atas Liang/Wang. Pertemuan terakhir keduanya di semifinal Singapore Open 2026, Fajar/Fikri menang dengan skor 23-21, 21-4.

Kemudian pada turnamen tahun lalu, yakni semifinal Denmark Open 2025 dan semifinal China Open 2025. Satu-satunya kemenangan Liang/Wang di fase grup World Tour Finals 2025 dengan skor 21-17, 21-14.

Fajar/Fikri dikenal memiliki kecerdasan taktik, variasi serangan, dan ketenangan saat menghadapi situasi krusial. Fajar memiliki kemampuan membaca permainan dan menguasai area depan net dengan sangat baik melalui interception serta penempatan bola yang akurat, sementara Fikri unggul dalam pertahanan, kecepatan drive, dan transisi dari bertahan ke menyerang.

Kombinasi tersebut membuatnya mampu mengubah tempo permainan sesuai kebutuhan, sehingga kerap mematahkan pola agresif lawan dan tampil efektif pada poin-poin penentuan.

Sementara itu, Liang/Wang termasuk pasangan yang mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, dan intensitas permainan tinggi sejak awal laga. Liang memiliki smash keras dan daya jelajah lapangan yang luas, sedangkan Wang piawai menjaga permainan depan sekaligus menyelesaikan peluang di area net.

Didukung rotasi depan-belakang yang rapi serta kemampuan mempertahankan tempo cepat dalam rally-rally panjang, pasangan China itu sangat berbahaya ketika mampu mendikte ritme permainan dan memaksa lawan mengikuti gaya menyerang mereka.

Nah, apakah Fajar/Fikri mampu membungkam seisi Olympic Sports Center Gymnasium dan memperpanjang kedigdayaan mereka? Ataukah Liang/Wang yang akan menuntaskan misi pembalasan dendamnya? Hari ini, sejarah baru akan ditulis di lapangan Changzhou.

Yang pasti, Fajar/Fikri tetap rendah hati seperti dikenal publik badminton Tanah Air selama ini. ‘’Alhamdulillah bersyukur diberikan kemenangan, kelancaran juga di pertandingan hari ini (kemarin, Red),’’ kata Fajar Alfian, seusai menang atas pasangan andalan Korea Selatan, Kang Min Hyuk / Ki Dong Ju, dilansir dari laman resmi PBSI.

Keduanya pun menyatakan sudah siap untuk menghadapi lawan berikutnya. Tentu dukungan dan doa terbaik masyarakat bulutangkis Tanah Air perlu terus mengalir sebagai energi tersendiri.

‘’Besok (hari ini, Red) sudah ditunggu Liang/Wang. Melawan tuan rumah bukan hal yang mudah, dan mereka pun pasangan yang sangat baik. Kami sudah sering bertemu mereka jadi sudah tahu kekurangan dan kelebihan juga menerapkan strategi apa,’’ ungkap Fikri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.