KabarBaik.co, Jakarta– Abdul Kadir Karding dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia. Pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, itu mengucapkan sumpah jabatannya di Istana Negara sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 50 TPA tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Karantina Indonesia.
Karding bukan nama baru di pemerintahan. Sebelumnya Karding adalah mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) atau Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran.
Ia mengemban jabatan tersebut sejak 21 Oktober 2024 hingga terkena reshuffle dan digantikan oleh Mukhtarudin pada September 2025.
Pria kelahiran 25 Maret 1974 itu adalah alumni Fakultas Perikanan Universitas Diponegoro, Semarang, yang lulus pada tahun 1997. Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar magister di bidang ilmu politik dari Universitas Nasional Jakarta.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Karding bergabung dengan PKB, setelah sebelumnya aktif berorganisasi saat menjadi mahasiswa. Di usia 26 tahun, ia terpilih sebagai anggota legislatif daerah dan dipercaya menjabat sebagai Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah.
Kariernya terus berkembang pesat dengan menjabat beberapa posisi strategis, di antaranya Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Tengah pada 2001-2003, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah pada 2001-2005, dan Ketua DPW PKB Jawa Tengah pada 2005-2006.
Tak hanya sampai di situ, ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI untuk periode 2009-2014 dan berhasil terpilih sebagai Ketua Komisi VIII dari Fraksi PKB yang menangani bidang agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan.
Namun, pada tahun 2012 Karding dipindahkan ke Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, investasi, koperasi, dan BUMN. Dua tahun kemudian, ia kembali ke Senayan sebagai anggota DPR di Komisi III setelah memenangkan Pemilu Legislatif 2014.
Pada tahun itu juga karier politik Karding terus berlanjut, ia terpilih sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB untuk mendampingi Ketua Umum Muhaimin Iskandar periode 2014-2019.
Karir Karding mencapai puncaknya pada saat ia dilantik menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo-Gibran di tahun 2024. Karding dilantik Presiden Prabowo menggantikan Sahat Manaor Panggabean. (*)








