Dinsos Jombang Sasar 270 Siswa Sekolah Rakyat, Prioritaskan Warga Miskin Ekstrem

oleh -209 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 12 at 9.53.13 AM
Dinsos Jombang terus lakukan penjangkauan calon siswa SR untuk tahun ajaran 2026/2027 (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Dinas Sosial (Dinsos) Jombang terus melakukan penjangkauan calon peserta didik untuk program Sekolah Rakyat (SR) tahun ajaran 2026/2027.

Program ini diprioritaskan bagi keluarga kategori desil 1 dan desil 2 atau masyarakat miskin ekstrem dan rentan miskin.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Jombang, Dheny, mengatakan proses penjangkauan siswa masih berlangsung hingga saat ini.

“Masih proses penjangkauan siswa SR,” kata Dheny, Selasa (12/5).

Pada tahun ajaran baru mendatang, Dinsos menargetkan sebanyak 270 siswa dapat mengikuti program Sekolah Rakyat. Saat ini, pihaknya mulai melakukan penyisiran data berdasarkan BNBA (By Name By Address) dari pemerintah pusat.

“Sudah ada BNBA dari pusat, itu kami sisir dahulu sebanyak 58.635 data,” ujarnya.

Dinsos juga menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dalam proses verifikasi dan validasi data guna memastikan program tepat sasaran.

Selain melakukan penjangkauan, Dinsos mulai melengkapi sejumlah dokumen pendukung sebagai syarat pendaftaran. Seluruh data nantinya akan diunggah ke aplikasi milik Kementerian Sosial.

“Dokumen pendukungnya memang cukup banyak, seperti foto rumah, profil anak, surat keterangan dari desa dan lainnya,” ungkap Dheny.

Menurutnya, dokumentasi kondisi rumah calon siswa menjadi syarat wajib dalam proses pengajuan data.

“Memang wajib ada foto kondisi rumah. Semua nanti dimasukkan ke aplikasi kementerian,” tambahnya.

Dheny menegaskan penjangkauan siswa diprioritaskan untuk masyarakat kategori desil 1 dan desil 2 agar program Sekolah Rakyat benar-benar menyasar warga yang membutuhkan akses pendidikan.

“Target penjangkauan bulan Mei, Juni. Prioritas desil 1 dan desil 2,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang, Andik Minarto, menyatakan kesiapan pihaknya jika penambahan siswa direalisasikan.

“Kami siap dari sisi pembelajaran maupun pengelolaan asrama untuk semua jenjang,” katanya.

Meski begitu, ia mengakui fasilitas yang saat ini digunakan masih terbatas. Sekolah Rakyat sementara menempati gedung SKB Mojoagung di Desa Mancilan dengan kapasitas sekitar 100 siswa.

“Fasilitas yang ada sekarang hanya mampu menampung sekitar 100 siswa. Jika ada penambahan hingga 300 siswa, tentu diperlukan penambahan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Andik menambahkan proses penjangkauan siswa baru tetap berjalan sesuai instruksi pemerintah.

“Untuk penjangkauan siswa baru 2026/2027 tetap dilaksanakan sesuai instruksi. Mengenai pengelolaannya apakah proses pembangunan gedung SR baru rampung atau belum, pastinya nanti akan ada koordinasi lebih lanjut,” katanya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.