Disbudpar Jatim Pastikan Destinasi Wisata Siap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru 2025/2026

oleh -96 Dilihat
IMG 20251227 WA0013
destinasi wisata berbasis alam masih menjadi primadona

KabarBaik.co – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur memastikan seluruh destinasi wisata siap menyambut lonjakan kunjungan wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kesiapan tersebut difokuskan pada aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Kepala Disbudpar Jawa Timur, Evy Afianasari, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah destinasi wisata guna memastikan pengelola benar-benar siap menghadapi peningkatan arus wisatawan.

“Usaha pariwisata kami minta untuk mempersiapkan diri, terutama pada aspek keamanan dan kenyamanan. Kemarin juga sudah dilakukan pemantauan di beberapa titik destinasi untuk memastikan wisatawan bisa berlibur dengan aman,” ujar Evy saat dikonfirmasi, Sabtu (27/12).

Evy menjelaskan, hingga saat ini destinasi wisata berbasis alam masih menjadi primadona, khususnya bagi wisatawan mancanegara. Dua lokasi yang mencatat minat tertinggi adalah Air Terjun Tumpak Sewu di Kabupaten Lumajang dan kawasan Gunung Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

“Untuk wisatawan mancanegara, destinasi dengan kunjungan tertinggi masih Tumpak Sewu dan Bromo. Kami pastikan pengelola di sana sudah bersiap menyambut lonjakan pengunjung,” jelasnya.

Ia juga menyinggung insiden kecelakaan yang sempat terjadi di kawasan Bromo. Menurut Evy, kejadian tersebut lebih disebabkan oleh kelalaian wisatawan. Meski demikian, insiden itu menjadi perhatian bersama agar tidak kembali terulang.

“Kami tidak hanya berharap kepada pengelola destinasi, tetapi juga kepada para wisatawan agar lebih disiplin dan berhati-hati saat berwisata,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disbudpar Jatim terus mengimbau wisatawan, terutama para pengemudi, agar tidak memaksakan diri saat merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan.

“Kalau mengantuk, sebaiknya istirahat dulu dan jangan dipaksakan. Saat ini sudah ada beberapa titik rest area yang disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota maupun pengelola. Bahkan, keberadaan rest area menjadi salah satu persyaratan wajib di destinasi wisata, khususnya bagi para pengemudi,” paparnya.

Terkait potensi lonjakan kunjungan selama Nataru, Evy menyebutkan bahwa berdasarkan rilis Kementerian Perhubungan, diperkirakan sekitar 8,5 juta orang akan masuk ke Jawa Timur pada periode tersebut.

“Itu mudik versi Nataru. Mudah-mudahan separuhnya bisa menjadi wisatawan dan berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Jawa Timur,” pungkas Evy.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.