Diseruduk Truk Ekspedisi, Pedagang Tempe Keliling di Nganjuk Tewas Tertimpa Muatan

oleh -116 Dilihat
Petugas gabungan dibantu warga mengevakuasi jenazah korban yang tertimpa bodi truk ekspedisi
Petugas gabungan dibantu warga mengevakuasi jenazah korban yang tertimpa bodi truk ekspedisi

KabarBaik.co, Nganjuk – Tragis. Seorang pedagang tempe keliling tewas seketika usai ditabrak truk box di Jalan Raya Surabaya–Madiun, tepatnya di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, pada Rabu (29/7).

Korban yang tengah mengayuh sepeda ontel dengan membawa tempe tak sempat menghindar saat kendaraan ekspedisi dari arah belakang hilang kendali.

“Ada satu korban meninggal dunia, pedagang tempe keliling yang tertimpa bodi truk,” ujar Nining, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa naas ini bermula saat truk box Toyota Dyna bernomor polisi AD-8574-MH yang dikemudikan MHA, 28, warga Gedangan, Sidoarjo, melaju dari arah timur menuju barat. Sopir yang diduga mengantuk dan kurang konsentrasi tak menyadari keberadaan pesepeda di depannya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin menjelaskan, sesampainya di TKP, masuk Desa Nglawak, Kertosono karena kurang hati-hati dan kurang memperhatikan situasi lalu lintas saat berjalan truk menabrak pedagang tempe keliling dan masuk kedalam parit tepi jalan

“Penjual tempe yang mengayuh sepeda ontel meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Ipda Wahby Irfan Izzudin.

Korban diketahui bernama Suwito, 50, warga Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono.

Truk box yang oleng ke kiri kemudian menabrak pohon hingga akhirnya terguling dan masuk ke dalam parit, menimpa tubuh korban yang sudah berada di bawahnya.

“Untuk evakuasi jenazah korban kita menerjunkan dua unit alat berat untuk mengangkat bodi truk,” jelas Ipda Wahby Irfan Izzudin usai evakuasi.

Setelah bodi truk berhasil diangkat menggunakan alat berat, petugas kepolisian bersama warga setempat mengevakuasi jenazah korban ke RSD Kertosono untuk penanganan medis serta permintaan Visum et Repertum (VER).

“Selain mengamankan TKP dan memeriksa para saksi, tadi kita juga membersihkan tumpahan oli dan solar di badan jalan guna mencegah kecelakaan susulan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.