KabarBaik.co Nganjuk – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh pemberitaan miring terkait mekanisme bisnis Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Nganjuk.
Kabar viral yang menarasikan adanya ketidakberesan dalam internal organisasi tersebut langsung memicu reaksi keras dari pihak pengurus setempat.
Merespons simpang siur informasi yang beredar luas di masyarakat, Sekretaris KDMP Desa Nglawak, Rizal Daffa Yudipurnama, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kegaduhan yang terjadi.
Pihaknya sangat menyesalkan munculnya artikel online yang dinilai menyebarkan informasi sepihak tanpa verifikasi yang jelas.
“Itu sama sekali tidak sesuai dengan apa yang kami sampaikan. Kemarin memang ada yang mewawancarai saya, namun semua yang ditulis dalam berita itu salah besar,” ujar Rizal dengan nada kecewa saat dikonfirmasi pada Selasa (30/6).
Sebelumnya, sebuah media online mengklaim bahwa pengurus inti KDMP sengaja didepak dan tidak dilibatkan dalam prosedur operasional koperasi. Berita itu menyebutkan bahwa kendali pengelolaan sepenuhnya dimonopoli oleh pihak Agrinas dan Kodim.
Menanggapi tudingan serius tersebut, Rizal secara tegas membantah narasi yang menyudutkan institusinya. Ia memastikan bahwa operasional koperasi berjalan normal dan seluruh pengurus KDMP Nglawak tetap solid bekerja aktif sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang berlaku.
“Saya tidak tinggal diam dan sempat melayangkan komplain keras via pesan WhatsApp serta telepon. Saya tegaskan ke mereka bahwa statement di berita itu keliru dan bukan dari saya,” tegas Rizal.
Rizal menambahkan, pihak media bersangkutan sempat memberikan jawaban yang membingungkan saat dimintai pertanggungjawaban. Alih-alih meralat kekeliruan data di Desa Nglawak, media tersebut justru berdalih bahwa kutipan bernada miring itu diambil dari polemik atau ‘anomali’ yang terjadi di wilayah lain.
Untuk memperjelas situasi, manajemen KDMP menegaskan bahwa hubungan dengan pihak Agrinas bukanlah bentuk monopoli, melainkan kemitraan strategis yang berfokus pada 4 pilar utama di antaranya Pembangunan Infrastruktur, Pengendalian Operasional Transisi, Kanal Distribusi Pusat dan Penggerak Ekonomi.
Langkah klarifikasi ini sengaja diambil oleh pihak pengurus KDMP Desa Nglawak semata-mata demi menjaga nama baik institusi.
Selain itu, hal ini menjadi upaya penting untuk meluruskan hak informasi masyarakat agar tidak terombang-ambing oleh berita yang tidak valid atau hoaks.






