DLH Surabaya Beberkan Penyebab Truk Sampah Sering Rusak, Kelalaian Pengemudi Jadi Sorotan

oleh -110 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 26 at 3.33.11 PM
Truk pengangkut sampah milik pemkot Surabaya (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya terus mengoptimalkan kinerja armada pengangkut sampah demi menjaga kebersihan kota. Dari total sekitar 170 unit kendaraan yang dikerahkan, sebagian besar masih layak beroperasi, namun perawatan rutin dan kedisiplinan pengemudi menjadi fokus utama pembenahan tahun ini.

Kabid Kebersihan dan Pemberdayaan Lingkungan Hidup DLH Surabaya, Wasis Sutikno, menjelaskan pembagian tugas armada: 104 unit berupa truk compactor dan amroll difokuskan mengangkut sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS). Sementara 60 hingga 70 unit dump truck lainnya disiapkan untuk kerja bakti, penanganan sampah liar, serta pembersihan sampah hayati.

“Kondisi kendaraan bervariasi, ada yang baru ada yang sudah berumur. Namun yang paling menjadi perhatian kami adalah penyebab kerusakan berat,” ujar Wasis.

Pihaknya mencatat kelalaian pengemudi atau human error menjadi pemicu utama kerusakan yang membutuhkan perbaikan besar (overhaul). Hal sederhana seperti tidak mengecek oli dan air radiator sebelum berangkat sering terabaikan. Selain itu, tingginya beban tugas dan keharusan merespons aduan warga membuat jadwal servis berkala sering dikesampingkan.

“Kadang sopir lebih memilih langsung turun ke lapangan padahal kendaraan sudah waktunya diservis. Akibatnya dipaksakan rusak parah, malah tidak terpakai lebih lama,” jelasnya.

Menyusul pemulihan anggaran pascapandemi, DLH kini kembali memperkuat sarana pendukung. Sebanyak 6 unit kontainer baru telah disiagakan menggantikan yang rusak parah. Tim teknis internal juga rutin memperbaiki sekitar 10 unit kontainer setiap harinya dengan mengganti bagian besi yang keropos.

Wasis menegaskan kedisiplinan pengemudi adalah kunci keberlangsungan pelayanan.

“Jika sudah waktunya servis, kendaraan harus berhenti sementara. Lebih baik istirahat sebentar daripada dipaksakan mogok di tengah jalan yang akhirnya menghambat pelayanan ke warga,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.