KabarBaik.co, Surabaya – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri atau Kaji Ipuk menggelar pertemuan akrab dengan seluruh Ketua RW, Lurah, dan Camat se-Kecamatan Benowo serta Pakal di Rumah Dinasnya, Jalan Porong, Sabtu (25/7) malam. Suasana penuh keakraban berubah menjadi dialog produktif yang menampung langsung keluh kesah warga dari akar rumput.
Kaji Ipuk menyatakan pola silaturahim ini akan digelar secara rutin dan bergilir ke seluruh kecamatan. Tujuannya agar aspirasi tidak hanya berhenti di meja rapat gedung dewan, melainkan bisa diserap langsung dan dicarikan solusi nyata.
“Malam ini giliran Pakal dan Benowo. Ke depannya akan kita jadwalkan untuk kecamatan lain. Masukan warga soal parkir, sampah, pendidikan, hingga perizinan harus segera disikapi agar program Pemkot berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, warga RW 5 Kelurahan Sememi menyuarakan keluhan bertahun-tahun soal TPS yang menumpuk dan mengganggu lingkungan, serta meminta relokasi ke lokasi lebih layak. Menanggapi hal itu, Kaji Ipuk mengungkap koordinasi dengan camat sudah berjalan, dan muncul alternatif pemanfaatan area waduk di lokasi sekitar yang akan dikaji lebih lanjut.
Sementara itu, warga RW 3 Kelurahan Benowo mengusulkan kebutuhan mendesak SMA Negeri dan Gedung Serba Guna. Kaji Ipuk menjelaskan kewenangan SMA berada di Pemprov Jatim, namun usulan ini akan menjadi perhatian bersama. Sementara untuk gedung serbaguna, kajian lahan perlu diperhatikan mengingat banyak area di sana merupakan daerah resapan air yang tidak boleh dibangun sembarangan.
Masalah Izin Pemakaian Tanah (IPT) juga disorot. Kaji Ipuk langsung meminta salinan dokumen untuk segera ditindaklanjuti.
Di akhir pertemuan, ia menegaskan pembangunan kota tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. “Rumah dinas terbuka lebar. Meja makan pun bisa menjadi meja kebijakan yang paling demokratis. Mari kita bersinergi, agar Surabaya semakin baik untuk semuanya,” pungkasnya. (*)






