Duo Asing JEP Mati Kutu, Daya Ledak Serangan Bawa Gresik Phonska Plus Rebut Set Kedua 25-15

oleh -299 Dilihat
GPPI PROLOGA 2026
Para pemain Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (Antara)

​KabarBaik.co, Surabaya – Tuan rumah semakin di atas angin! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 atas Jakarta Electric PLN Mobile (JEP) setelah menutup set kedua dengan skor telak 25-15 dalam durasi 27 menit.

​Jika pada set pertama kemenangan Gresik banyak ditopang oleh “hujan error” dari kubu lawan, cerita di set kedua ini sepenuhnya berbeda. Berdasarkan statistik, tuan rumah memenangi set ini murni berkat daya ledak serangan yang gagal dibendung oleh JEP, sementara mesin poin tim tamu justru mengalami kebuntuan fatal.

Angka statistik paling mencolok di set kedua ada pada efektivitas serangan terbuka. Skuad asuhan Alessandro Lodi tampil sangat beringas dengan mencetak 18 poin dari skema serangan (smash/spike), meningkat drastis dibandingkan set pertama. Annie Mitchem dan Bytsenko tampil luar biasa.

​Sebaliknya, angka serangan JEP stagnan. Sama seperti set pertama, mereka hanya mampu menorehkan 9 poin dari serangan. Perbedaan 18 berbanding 9 ini menunjukkan betapa jomplangnya daya gedor kedua tim di atas lapangan.

Mandeknya perolehan poin serangan JEP ini selaras dengan performa buruk dua legiun asing andalan mereka yang malam ini benar-benar “mati kutu”.

​Neriman Özsoy, mesin poin JEP yang biasanya tampil mematikan, justru menjadi salah satu titik lemah. Serangan-serangannya sering kali tidak akurat, berujung error ke luar lapangan, atau dengan mudah dipatahkan oleh sistem blok Phonska Plus.

​Kondisi serupa dialami oleh spiker asing baru mereka, Kara Bajema. Pemain yang diharapkan menjadi pemecah kebuntuan ini nyatanya tidak mampu memberikan kontribusi signifikan. Kegagalan setter JEP dalam memaksimalkan duo asing ini membuat serangan mereka sangat mudah diprediksi dan dipatahkan oleh pertahanan tuan rumah.
​Rincian Statistik Set 2

​Meski JEP sedikit memperbaiki kedisiplinan mereka dengan hanya melakukan 6 kesalahan sendiri (opponent error yang menguntungkan Gresik), tumpulnya lini serang membuat mereka tertinggal jauh.

​Dengan tertinggal 0-2, Jakarta Electric PLN kini berada di ujung tanduk. Set ketiga akan menjadi laga penentuan hidup-mati: mampukah JEP membangunkan duo asing mereka dari tidur panjang, atau justru Gresik Phonska Plus yang akan menyapu bersih laga malam ini di hadapan pendukungnya sendiri? (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.