KabarBaik.co – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember menyatakan permintaan maaf dan berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja di parlemen. Hal itu dilakukan untuk menyikapi polemik yang terjadi di nasional saat ini.
Menurut Fraksi PKB DPRD Jember Hafidi permohonan maaf ini ditujukan kepada semua masyarakat di Jember atas polemik yang terjadi.
“Kondisi saat ini yang terjadi di pusat, banyak berdampak hingga daerah. Terlebih lagi berimbas pada sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Hafidi, Senin (8/9).
Ia mengungkapkan, atas dasar tersebut Fraksi PKB DPRD Jember berkomitmen untuk terus membangun kinerja yang lebih baik lagi.
“Kami fraksi PKB berkomitmen sebagai partai politik terpanggil dan perlu menyampaikan, agar tidak terjadi salah persepsi,” ungkapnya.
Selain itu, Fraksi PKB juga akan membuka seluas-luasnya ruang dialog masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
“Jadi siapapun dari manapun semua kita dengar, bisa melalui kantor DPRD Jember atau ke kantor PKB,” katanya.
Sikap ini diambil agar tidak ada masyarakat yang dirugikan, sebab menurutnya ini kebutuhan dari masyarakat Jember.
“Makanya kondisinya saat ini masyarakat sudah luka, jadi jangan ada luka di atas luka,” tuturnya.
“Saat ini ada sebanyak 2,6 juta warga Jember yang banyak masukkan yang hendak diberikan tetapi memang tidak bisa tercover semuanya. Tapi kami pasti akan menyaring mana hal yang perlu didahulukan atau menjadi skala prioritas,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, Fraksi PKB DPRD Jember secara terbuka dan penuh kesadaran menyampaikan permohonan maaf.
“Karena dalam menjalankan amanah rakyat yang diberikan masih banyak hal yang perlu ditingkatkan,” pungkasnya. (*)







