KabarBaik.co – Gempa berkekuatan besar mengguncang Jepang dan Venezuela. Kekuatan gempa tersebut hingga mencapai Magnitudo 7,1.
Gempa besar bermagnitudo 7,1 mengguncang pesisir Venezuela pada Rabu (24/6) sore waktu setempat. Gempa itu memicu peringatan tsunami dan imbauan siaga di kawasan tersebut.
Menurut lembaga geologi Amerika Serikat USGS, episentrum gempa terletak di barat wilayah pesisir Moron, Venezuela, dengan kedalaman kurang lebih 10 kilometer.
Guncangan gempa terasa sangat kuat di Caracas, ibu kota Venezuela, di mana masyarakat berlarian keluar dari gedung-gedung tinggi untuk menyelamatkan diri.
Peringatan tsunami dikeluarkan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik untuk wilayah pesisir Venezuela serta pulau-pulau Aruba, Bonaire, dan Curacao yang merupakan wilayah Belanda.
Peringatan tsunami juga diaktifkan untuk wilayah AS Puerto Rico dan Kepulauan Virgin, dengan otoritas setempat secara aktif memantau indikator gelombang pesisir untuk mendeteksi pergerakan gelombang tak biasa.
Otoritas pertahanan sipil di Venezuela sudah dikerahkan ke wilayah terdampak paling parah di dekat pusat gempa untuk meninjau kerusakan infrastruktur. Hingga saat ini, masih belum ada laporan terkait korban jiwa akibat gempa tersebut.
Gempa Jepang
Sebuah gempa dengan perkiraan magnitudo awal 6,9 mengguncang timur laut Jepang pada Kamis (25/6) pagi waktu setempat, tetapi peringatan tsunami tidak dikeluarkan oleh otoritas setempat.
Menurut Dinas Meteorologi Jepang (JMA), gempa yang terjadi pukul 7:30 waktu setempat tersebut (05:30 WIB) terjadi di pesisir Prefektur Iwate di Samudera Pasifik dengan episentrumnya berkedalaman 50 kilometer.
Berdasarkan skala intensitas gempa Jepang dengan nilai maksimum 7, gempa tersebut dirasakan dengan skala 6 ke atas di Hashikami dan 6 ke bawah di Hachinohe, kedua wilayah tersebut terletak di Prefektur Aomori.
Gempa dengan skala 6 ke atas berarti selama gempa, orang-orang tidak akan bisa berdiri atau bergerak kecuali dengan merangkak, sebagian besar mebel yang tak ditambatkan akan bergerak, dan barang-barang akan jatuh.
Sementara, gempa dirasakan dengan skala 5 di Prefektur Aomori serta di Morioka dan bagian lain dari Prefektur Iwate. Gempa juga terasa di prefektur Miyagi, Hokkaido, Akita, Yamagata, dan Fukushima, serta Tokyo dan prefektur sekitarnya.
Layanan kereta cepat Shinkansen Tohoku juga berhenti di antar stasiun Sendai dan Shin-Aomori setelah gempa, menurut pernyataan JR East. (ANTARA)








