Miris! Empat Bocah di Jombang Jadi Korban Kebejatan Ayah Tiri, Satu Sampai Hamil

oleh -200 Dilihat
Ilustrasi kekerasan seksual
Ilustrasi kekerasan seksual dalam keluarga

KabarBaik.co, Jombang– Kasus kekerasan seksual terhadap anak oleh ayah tiri masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Jombang.

Sepanjang 2026, Women Crisis Center (WCC) Jombang mencatat empat anak perempuan menjadi korban. Bahkan, satu di antaranya hamil akibat perbuatan pelaku.

Direktur WCC Jombang, Ana Abdillah, mengatakan empat kasus tersebut merupakan bagian dari 29 kasus kekerasan seksual yang ditangani lembaganya dari total 52 kasus kekerasan terhadap perempuan hingga pertengahan tahun ini.

“Dari 29 kasus kekerasan seksual yang kami tangani, ada empat kasus yang pelakunya ayah tiri. Satu korban sampai hamil,” ujarnya, Kamis (25/6).

Menurut Ana, pelaku umumnya melakukan manipulasi psikologis terhadap ibu korban agar tidak mempercayai pengakuan anak. Kondisi ini kerap diperparah dengan ketergantungan ekonomi ibu kepada pelaku.

“Mayoritas ibunya memiliki ketergantungan ekonomi kepada pelaku. Itu sangat memengaruhi pengambilan keputusan ketika kasus terungkap,” katanya.

Selain itu, pelaku juga sering menggunakan ancaman untuk membungkam korban maupun ibunya, termasuk ancaman perceraian jika perbuatannya diketahui keluarga.

WCC mencatat mayoritas korban berusia 12 hingga 15 tahun atau setingkat SMP. Namun, korban termuda yang didampingi berusia enam tahun, sedangkan korban tertua masih duduk di bangku kelas XI SMA.

Dari empat kasus yang melibatkan ayah tiri, dua di antaranya masuk kategori perkosaan. Dampak yang dialami korban tidak hanya trauma psikologis, tetapi juga berisiko putus sekolah karena minimnya dukungan keluarga dan keterbatasan ekonomi.

Ana menilai penguatan ekonomi keluarga, edukasi perlindungan anak, serta keberanian melaporkan kasus menjadi langkah penting untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak.

“Kekerasan seksual terhadap anak sering terjadi justru di ruang yang seharusnya paling aman bagi mereka, yaitu keluarga. Karena itu pengawasan dan keberpihakan kepada korban harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.