KabarBaik.co, Pasuruan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berdampak terhadap habitat satwa liar, vegetasi dan sumber pakan yang terbakar membuat kawanan monyet turun hingga ke pinggir jalan untuk mencari makanan.
Kondisi tersebut mengundang kepedulian warga lokal suku Tengger, dan juga para petugas pemadaman kebakaran dari BPBD Kabupaten Pasuruan untuk memberikan makanan.
Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengaku, memberikan makanan tersebut karena merasa iba melihat satwa yang kehilangan sumber pakan setelah habitatnya terbakar.
“Ini ngasih makan monyet dengan pisang yang ada di posko, kasihan habitatnya terbakar tidak ada makanan,” kata Sugeng.
Keprihatinan juga dilakukan Jono salah satu warga suku Tengger, pisang yang diberikan kepada monyet merupakan sisa dari perayaan Hari Raya Karo masyarakat Tengger, daripada terbuang, sisa pisang tersebut dimanfaatkannya untuk membantu memenuhi kebutuhan pakan satwa liar.
“Saya warga sini habis Hari Raya Karo kan masih ada sisa pisang, ya saya berikan saja ke monyet-monyet ini,” ungkapnya.
Ia berharap kondisi kawasan yang terbakar segera pulih sehingga satwa dapat kembali memperoleh makanan dari habitat alaminya.
“Semoga apinya segera padam dan kawasan yang terbakar bisa kembali hijau, supaya monyet-monyet ini bisa kembali mendapatkan makanan di habitatnya,” pungkasnya.







