Haul Bung Karno ke-54, Situs Persada Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Reporter: Oktavian Yogi Pratama
Editor: Andika DP
oleh -194 Dilihat
Persiapan seluruh panitia mempersiapkan acara Haul Bung Karno ke-54. (Foto: Oktavian Yogi Pratama)

KabarBaik.co – Ir Soekarno, Presiden Indonesia pertama telah berpulang 54 tahun yang lalun. Untuk memeringati Haul Bung Karno ke-54 tahun 2024,  Situs Ndalem Pojok akan menggelar doa bersama lintas agama.

Kegiatan untuk memperingati hari meninggalnya Bapak Proklamator itu rencananya akan dilaksanakan pada Jumat malam (21/6).

Tri Handono, selaku ketua panitia mengatakan jika doa bersama sudah dimulai Jumat (21/6) pagi. Dimulai acara khataman Alquran dan doa-doa baik yang lain.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia ini bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika, karena bangsa Indonesia ini memang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan keyakinan. Maka pada Haul Bung Karno ini kami mengajak semua berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing,” ujar Gus Ali Fikri, Panitia Khataman Alquran.

Baca juga:  Edarkan Sabu dan Pil LL, Pemuda Plosoklaten Diamankan Polisi

Menurut Gus Ali, puncak acaranya nanti adalah doa bersama lintas agama, selamatan dan doa melalui tembang-tembang yang dipimpin oleh para pemuka agamaz Kemudian ujuban, selamatan dan doa-doa melalui tembang-tembang Jawa.

Sementara itu, Ketua Harian Situs Persada Soekarno Kediri, Kus Hartono menambahkan, selain doa bersama acara Haul Bung Karno juga akan diisi dengan diskusi hasil pelurusan sejarah terkait kelahiran Bung Karno yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.

Baca juga:  Simpan Ribuan Pil Dobel L di Kamar Kos, Pemuda Asal Kediri Dibekuk

“Semalam kita baru pulang dari Singaraja Bali untuk menelusuri kebenaran sejarah kelahiran Bung Karno yang ada di Ploso Jombang. Sebelumnya kita juga sudah menelusur kepada keluarga di Blitar dan Tulungagung,” katanya.

Kus mengklaim menemukan beberapa tulisan, buku dan catatan tentang kelahiran Bung Karno yang berbeda-beda, dan nanti malam akan dipaparkan semuanya dalam fokus diskusi, Menurut Kus, kepastian sejarah ini sangatlah penting dan mendesak. Mengingat pesan Bung Karno Jas Merah.

“Ini mumpung para keluarga yang sepuh masih ada, putra-putri Bung Karno juga masih ada. Kalau tidak segera diluruskan, ditindaklanjuti kami khawatir sejarah Bapak Bangsa bisa kabur dan generasi bangsa selanjutnya akan kebingungan. Jadi jangan sampai kita meninggalkan sejarah yang kurang jelas pada generasi kita nanti,” tegasnya.

Baca juga:  Kontainer Terlepas, Jalan di Kota Kediri Macet

Hasil penelusuran ini akan segera dilaporkan kepada Ketua Yayasan Bung Karno .

“Insyaallah Minggu depan kita akan menghadap Mas Guruh di Jakarta. Kami sudah koordinasi dengan Sekretaris Yayasan Bung Karno, Insyaallah kami akan diterima bulan Juni ini, semoga,” pungkasnya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.