Mengamuk Bawa Celurit, Pria di Gumukmas Jember Bacok Pekerja Provider Wifi

oleh -133 Dilihat
Tangkapan layar CCTV saat pelaku mengejar korban. (Foto: Ist)
Tangkapan layar CCTV saat pelaku mengejar korban. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Polsek Gumukmas bersama Polsek Kencong berhasil mengamankan seorang duda berinisial MA, 41 tahun setelah melakukan aksi pembacokan secara acak di Jalan Raya Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, pada Kamis (4/6) sore.

Akibat kejadian ini, seorang karyawan penyedia layanan wifi terluka. Korban diketahui bernama Joni, 41 tahun warga Kecamatan Kencong.

Ia mengalami luka sabetan senjata tajam jenis celurit pada bagian punggung dan sikunya.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku yang bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek tampak berteriak histeris sambil mengayunkan celurit.

Aksi brutal tersebut sempat membuat enam karyawan kantor wifi lari berhamburan ke jalan raya untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek Gumukmas, Iptu Edi Santoso, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti sebilah celurit.

“Benar, ada peristiwa pembacokan yang diduga dilakukan oleh pria yang mengalami depresi atau gangguan jiwa. Saat ini pelaku dan barang bukti celurit sudah kami amankan,” ujar Iptu Edi, Jumat (5/6).

Pihak kepolisian kini tengah berkoordinasi dengan tim medis/terkait untuk memastikan kondisi psikologis pelaku.

“Kami akan dalami apakah yang bersangkutan benar-benar depresi atau ada motif lain, mengingat pelaku membawa senjata tajam dan sudah jatuh korban luka,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.