Heboh Makam Keramat di Wonocolo Sidoarjo Dibongkar, Dewan Minta Fakta Diungkap

oleh -480 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 21 at 9.33.07 AM
Muh Zakaria Dimas Pratama saat meninjau makam di kramatkan oleh warga Ngelom yang telah dibongkar (istimewa)

KabarBaik.co, Sidoarjo– Aksi pembongkaran makam di kawasan Pasar Sepanjang, Taman, Sidoarjo, menuai perhatian anggota DPRD Sidoarjo. Peristiwa tersebut menggegerkan warga, lantaran makam itu diduga sebagai makam waliyullah dan selama ini disakralkan oleh sebagian warga Ngelom.

Menurut data yang dihimpun, pembongkaran makam tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak Rabu satu Minggu kemarin. Namun, peristiwa itu baru viral di media sosial belakangan ini, sehingga membuat warga semakin kaget dan mempertanyakan kebenarannya.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi NasDem sekaligus Komisi C, Muh Zakaria Dimas Pratama, turun langsung ke lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. Ia juga melakukan mediasi bersama pihak pembongkar, aparat kelurahan, kepolisian, TNI, serta tokoh masyarakat dan agama.

Dimas menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan terkait status makam tersebut. Menurutnya, langkah utama saat ini adalah meredam polemik yang berkembang di masyarakat.

“Ya, kita mediasi saja karena ini sudah viral di medsos. Banyak komentar dan tag ke pemerintah terkait pembongkaran yang disebut sebagai makam wali,” ujarnya, Selasa (21/4).

Ia menjelaskan perlu adanya investigasi menyeluruh untuk memastikan kebenaran status makam, baik dari sisi sejarah maupun keterangan tokoh agama setempat.

“Kita perlu investigasi lebih dalam secara historikal. Harus menghadirkan tokoh agama, ulama, dan sesepuh wilayah sini untuk dimintai keterangan terkait makam ini,” jelasnya.

Dari informasi awal yang diterima, kata Dimas, terdapat dugaan bahwa lokasi tersebut dulunya merupakan area pemakaman Tionghoa. Hal ini membuat klaim bahwa makam tersebut merupakan makam wali masih perlu diuji lebih lanjut.

“Kalau ditarik historikal, ini disebut makam wali, apakah iya atau tidak, ini yang perlu diinvestigasi lebih dalam,” tegasnya.

Lebih lanjut, DPRD Sidoarjo menyatakan akan mengikuti hasil musyawarah masyarakat dan pemerintah setempat. Jika nantinya muncul kesepakatan untuk membangun kembali makam, pihaknya siap memberikan dukungan, termasuk dalam hal penganggaran.

“Kalau memang nanti banyak yang mendorong untuk dibangun kembali, kami akan fasilitasi. Tapi tetap harus melalui investigasi dulu,” imbuhnya.

Ia juga mendorong agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan, selama tidak menimbulkan dampak kerugian yang signifikan.

“Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.

Sementara itu, pihak kelurahan berencana menggelar forum bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama guna membahas persoalan tersebut. Hasil pertemuan itu akan menjadi dasar langkah lanjutan, termasuk kepastian status makam yang sempat disakralkan warga.

Hingga kini, pembongkaran makam di Pasar Sepanjang masih dalam tahap penelusuran. Pemerintah dan DPRD mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum ada kejelasan resmi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.