Investor dari UEA Tinjau Pembangunan TPS3R Kertosari Banyuwangi

oleh -161 Dilihat
IMG 20260730 WA0023
Para pejabat Clean Rivers saat bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. (Foto: Muhammad Ikhwan) 

KabarBaik.co, Banyuwangi – Lembaga Clean Rivers dari Uni Emirat Arab (UEA) meninjau progres pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kertosari di Banyuwangi. Fasilitas yang didanai Clean Rivers tersebut kini memasuki tahap pembangunan dan ditargetkan rampung dalam 10 bulan.

Rombongan Clean Rivers bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (29/7), sebelum melihat langsung perkembangan proyek TPS3R Kertosari. Direktur Clean Rivers UEA Reinier Van Der Lely mengatakan, pihaknya puas dengan perkembangan pembangunan yang berjalan di Banyuwangi.

“Kami telah bekerja sama baik dengan Pemkab Banyuwangi dan Project STOP untuk menjalankan program transformasi persampahan Banyuwangi Hijau. Kami sangat senang melihat semua kemajuannya. Saya baru saja ke sini enam bulan yang lalu dan perkembangannya sangat cepat,” ujar Reinier.

TPS3R Kertosari dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare dengan kapasitas pengolahan sekitar 50 ton sampah per hari. Fasilitas tersebut diproyeksikan melayani Kecamatan Banyuwangi dan wilayah sekitarnya untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir.

Selain meninjau pembangunan TPS3R Kertosari, rombongan Clean Rivers juga mengunjungi TPS3R Balak di Kecamatan Songgon untuk melihat sistem pengelolaan sampah dan edukasi perubahan perilaku masyarakat. “Kami juga ingin melihat proses edukasi perubahan perilaku masyarakat dan proses pengumpulan sampahnya,” kata Reinier.

Bupati Ipuk mengatakan, Banyuwangi merasa beruntung karena perjalanan menuju transformasi dalam pengelolaan sampah berkelanjutan mendapat dukungan banyak pihak. Kolaborasi Indonesia dan Uni Emirat Arab menjadi kemitraan strategis yang nyata.

“Kerjasama ini bukan hanya sebagai investasi bagi keberlanjutan lingkungan tapi juga bagi kesehatan generasi masa depan dan daya saing ekonomi daerah,” ujar Ipuk.

Program Pengelolaan Sampah Sirkular di Banyuwangi dimulai pada 2017 melalui Prject Stop yang ditandai Pembangunan TPS3R Tembokrejo, Muncar. Dilanjutkan Program Banyuwangi Hijau Fase 1 dengan pembangunan TPS3R Balak di Kecamatan Songgon. Keduanya didukung Pemerintah Norwegia.

Selanjutnya hadir Program Banyuwangi Hijau Fase 2 dengan Pembangunan TPS3R Karetan di Kecamatan Purwoharjo yang didukung Pemerintah Austria dan dalam tahap pembangunan. Kemudian Banyuwangi Hijau fase 3 dengan dukungan Clean Rivers UEA dengan pembangunan TPS3R Kertosari.

“Selain Program Banyuwangi Hijau, kami juga akan mendapatkan dukungan Pembangunan TPS3R Wongsorejo yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum RI,” kata Ipuk. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.