KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membidik Galeri Mbois yang berada di Gedung Parkir Kayutangan sebagai magnet baru wisata belanja produk UMKM. Kehadiran galeri tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha lokal.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, Gedung Parkir Kayutangan sejak awal tidak hanya difungsikan sebagai area parkir, tetapi juga dirancang sebagai ruang pengembangan UMKM. “Gedung parkir yang baru ini memang kami konsep tidak hanya menjadi tempat parkir saja. Di dalamnya ada space untuk UMKM, yaitu Galeri UMKM yang berada di bawah binaan Diskopindag melalui Dekranasda,” ujar Wahyu, Kamis (15/1).
Melalui Galeri Mbois, masyarakat Kota Malang maupun wisatawan dapat dengan mudah menemukan berbagai produk unggulan UMKM Kota Malang. Wahyu menilai keberadaan galeri ini penting, mengingat kawasan Kayutangan Heritage merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah.
Produk UMKM binaan Dekranasda Kota Malang menempati salah satu sudut lantai 1 Gedung Parkir Kajoetangan. Beragam produk kriya dipamerkan, mulai dari gantungan kunci berbahan kain batik perca, aksesori rambut, hingga aneka pakaian dengan ikon khas Kota Malang.
Selain area UMKM, Gedung Parkir Kajoetangan juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti kantor pelayanan, musala, toilet, hingga kafe. Dari sisi keamanan, gedung tersebut telah dilengkapi puluhan unit CCTV di berbagai titik.
Wahyu menyebutkan, jika akses transportasi publik menuju Galeri Mbois. Saat ini, drop zone TransJatim telah tersedia di kawasan Kayutangan Heritage dan lokasinya tidak jauh dari gedung parkir. “Wisatawan yang menggunakan transportasi umum bisa langsung berjalan kaki menuju Galeri Mbois. Ini memudahkan pengunjung untuk berbelanja oleh-oleh maupun menikmati produk UMKM tanpa harus berpindah lokasi,” tandasnya. (*)







