KabarBaik.co, Jember – Komitmen aparat penegak hukum dalam menjaga kekhusyukan bulan suci Ramadan di Kabupaten Jember kian dipertegas.
Bertempat di Alun-alun Jember Nusantara, Kamis (26/2) pagi, Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jember bersama Forkopimda memusnahkan ribuan barang bukti hasil operasi selama 10 bulan terakhir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat Semeru 2026 yang bertujuan menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra menegaskan bahwa pemusnahan ini adalah bentuk transparansi kepolisian kepada publik.
Menurutnya, jumlah barang bukti tahun ini mengalami sedikit peningkatan, yang menjadi indikator keberhasilan sekaligus tantangan dalam memberantas peredaran barang ilegal.
“Pagi hari ini, kita jajaran Forkopimda melaksanakan pemusnahan barang bukti yang merupakan hasil operasi rutin selama kurang lebih 10 bulan. Ini bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberantas barang haram yang berpotensi merusak generasi muda,” ujar Bobby.
Bobby juga menambahkan bahwa penindakan hukum tidak akan berhenti di sini. Terutama selama bulan Ramadan, patroli dan pengawasan akan ditingkatkan guna meminimalisir gangguan kamtibmas.
“Hari ada banyak jenis yang akan dimusnahkan mulai miras, knalpot brong, Ganja, Sabu, Ekstasi, dan Okerbaya,” paparnya.
Aksi ini ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh jajaran Forkopimda Jember sebagai simbol sinergi dalam memerangi peredaran narkoba dan miras di wilayah hukum Jember. (*)








