KabarBaik.co, Blitar – Video seorang penjual jamu di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, yang diduga menjadi korban peredaran uang palsu viral di media sosial. Peristiwa itu langsung ditindaklanjuti jajaran Polsek Gandusari dengan mendatangi korban untuk mengumpulkan keterangan dan menelusuri dugaan pelaku.
Kapolsek Gandusari, AKP Nanang Budiarto, bersama Bhabinkamtibmas mendatangi rumah K 62, warga Desa Garingan, Kecamatan Gandusari, Rabu (29/7). Selain memberikan dukungan kepada korban, petugas juga meminta keterangan dari korban maupun saksi sebagai bagian dari penyelidikan.
Kapolres Blitar, AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, melalui Kapolsek Gandusari AKP Nanang Budiarto, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut dugaan peredaran uang palsu tersebut hingga tuntas.
“Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti menerima uang tunai dalam setiap transaksi dan selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal,” ujar Nanang.
Sejauh ini polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang dialami korban, termasuk asal-usul uang yang diduga palsu tersebut. Keterangan korban dan para saksi menjadi bahan awal untuk mengungkap pelaku.
Polsek Gandusari juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan atau mengalami kejadian serupa. “Apabila menemukan atau mengalami kejadian serupa, masyarakat segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Nanang. (*)








