KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatatkan rapor hijau selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Di tengah lonjakan volume penumpang, KAI Daop 9 berhasil mempertahankan performa ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) yang tinggi serta mencapai target Zero Accident (nihil kecelakaan).
Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Daop 9 Jember mengoperasikan 26 perjalanan KA setiap harinya (24 KA reguler dan 2 KA fakultatif Mutiara Timur Tambahan).
“Peningkatan OTP kedatangan ini, meski terlihat kecil secara persentase, merupakan bukti konsistensi kami dalam melakukan perbaikan operasional secara berkelanjutan,” ujar Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro,” Rabu (7/1).
Cahyo menjelaskan bahwa kunci keberhasilan ini terletak pada koordinasi ketat melalui Pusat Pengendali Operasi (Pusdalop) serta optimalisasi dwelling time (waktu berhenti) di stasiun. Kesiapan sarana seperti lokomotif dan kereta juga dipastikan dalam kondisi prima untuk mencegah gangguan teknis di tengah jalan.
Menghadapi tantangan musim hujan, Daop 9 Jember melakukan langkah mitigasi ekstra untuk menjaga keselamatan perjalanan.
“Penempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di Stasiun Probolinggo, Jember, dan Kalibaru untuk antisipasi banjir dan longsor. Ada juga kolaborasi personel Polsuska, Security, serta bantuan dari TNI dan Polri untuk melakukan patroli jalur guna mencegah sabotase atau aktivitas ilegal di rel,” jelasnya.
Menutup masa angkutan Nataru ini, KAI Daop 9 Jember mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menjaga keselamatan di sekitar jalur KA. (*)








