Kapolres Gresik Turun Tangan, Warga Campurejo dan Banyutengah Sepakat Damai Usai Tawuran Berdarah

oleh -30 Dilihat
f10ef8b3 54c9 4025 bbd3 149e09b589a0 scaled
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution (tengah) memimpin mediasi antara warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Situasi panas pascatragedi tawuran berdarah di Kecamatan Panceng akhirnya mereda. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution turun langsung memimpin mediasi antara warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah, Sabtu (28/2) malam.

Dialog terbuka yang digelar di Balai Desa Banyutengah itu menjadi titik balik. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan mengakhiri perselisihan yang sempat memicu keresahan masyarakat.

Pertemuan berlangsung hangat namun serius. Hadir Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, jajaran pejabat utama Polres Gresik, Camat Panceng Muhammad Sampurno, Babinsa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemuda dari dua desa yang sebelumnya terlibat gesekan.

Dalam arahannya, AKBP Ramadhan Nasution menyayangkan insiden yang mencoreng suasana Ramadan tersebut. Ia menegaskan, kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku sebagai bentuk komitmen penegakan hukum yang tegas dan profesional.

“Polri tidak ada apa-apanya tanpa dukungan masyarakat. Kami berharap perwakilan warga yang hadir malam ini dapat mengendalikan warganya masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Kapolres.

Ia juga menyoroti maraknya isu provokatif serta ajakan balas dendam yang beredar melalui media sosial. Masyarakat diingatkan agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi demi menjaga stabilitas keamanan bersama.

Respons cepat aparat pun mendapat apresiasi dari perwakilan warga Desa Campurejo. Mereka mengangkat prinsip “ojo wani-wani, ojo wedi-wedi” (jangan asal berani, jangan asal takut) sebagai pengingat agar masyarakat tetap tenang, bijak, dan tidak mudah tersulut emosi.

Senada, perwakilan warga Desa Banyutengah memastikan bahwa kabar tentang adanya pergerakan massa yang sempat beredar luas merupakan hoaks. Mereka menegaskan komitmen untuk menutup lembaran konflik.

“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi. Ke depan, mari kita saling berbenah. Kami berharap seluruh elemen desa turut menyampaikan bahwa situasi sudah aman agar warga tidak lagi merasa takut,” ujar salah satu tokoh masyarakat Banyutengah.

Mediasi ditutup dengan aksi simbolis saling bersalaman antarperwakilan warga. Sesi foto bersama menjadi penanda berakhirnya ketegangan. Malam itu, balai desa yang sebelumnya diselimuti kekhawatiran berubah menjadi ruang penuh komitmen menjaga persatuan.

Langkah mediasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terpeliharanya kerukunan dan stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Panceng secara berkelanjutan.

Kronologi Tawuran Berdarah

Sebelumnya, tragedi berdarah saat patrol sahur menggegerkan warga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jumat (27/2) dini hari. Dua orang dilaporkan terkena bacok saat terjadi tawuran antardesa.

Bentrok terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Desa Campurejo, tepatnya di depan sebuah tempat billiard dan kafe. Peristiwa itu melibatkan kelompok pemuda dari Desa Campurejo dan Desa Banyutengah.

Awalnya, rombongan pemuda Campurejo melakukan kegiatan patrol sahur dan berpapasan dengan pemuda dari Banyutengah. Saat bertemu, kedua kelompok saling lempar bom air. Adu mulut pun tak terhindarkan.

Situasi memanas. Pemuda Campurejo sempat mundur meninggalkan lokasi. Namun, kelompok dari Banyutengah mendatangi rombongan tersebut.

Singkat cerita, tawuran pecah. Salah satu pemuda mengeluarkan senjata tajam dan membacok dua pemuda Desa Campurejo.

Akibat kejadian itu, dua pemuda Desa Campurejo, Moh. Ruhul Madani, 25, dan Wahyu Agung Pratama, 24, mengalami luka bacok. Kini, aparat memastikan situasi telah

kondusif dan proses hukum tetap berjalan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.