Kerak Telor Khas Betawi Jadi Pilihan Takjil Warga Malang Selama Ramadan

oleh -63 Dilihat
IMG 20260308 WA0055
Antok, salah satu penjual kerak telor di Kota Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kuliner tradisional khas Betawi, kerak telor, menjadi salah satu pilihan jajanan berbuka puasa bagi warga di Malang selama bulan Ramadan. Makanan yang identik dengan budaya Betawi ini dijajakan di tepi Jalan Veteran, tepatnya di depan Bank Jatim, setiap sore menjelang waktu berbuka.

Kerak telor merupakan kuliner tradisional yang berasal dari Jakarta dan kerap dijuluki sebagai “omelet khas Betawi”. Makanan ini terbuat dari campuran beras ketan putih dan telur yang dimasak di atas wajan kecil tanpa minyak hingga menghasilkan bagian bawah yang renyah atau berkerak.

Di Kota Malang, jajanan tersebut dijual oleh Antok yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk berjualan mulai pukul 15.00 WIB. Ia memilih lokasi di Jalan Veteran karena belum banyak pedagang yang berjualan saat bulan puasa. “Jualan di sini soalnya lagi puasa kan di sini belum banyak yang jualan. Biasanya saya jualan di Batu, di Jatim Park 3,” ujar Antok.

Dalam proses pembuatannya, kerak telor masih dimasak menggunakan cara tradisional dengan tungku arang. Beras ketan dan telur dimasak di dalam wajan kecil, kemudian wajan dibalik menghadap bara api agar matang merata sekaligus menghasilkan tekstur renyah pada bagian bawahnya.

Antok menjual kerak telor dalam dua varian, yakni menggunakan telur ayam dan telur bebek. Untuk varian telur ayam dijual dengan harga Rp 20.000, sedangkan varian telur bebek dibanderol Rp 25.000.

Bahan utama yang digunakan adalah beras ketan putih yang telah direndam serta pilihan telur ayam atau telur bebek. Telur bebek biasanya lebih diminati karena memberikan rasa yang lebih gurih serta tekstur yang lebih kenyal.

Selain itu, kerak telor juga dilengkapi dengan taburan serundeng atau kelapa parut sangrai, ebi atau udang kering yang dihaluskan, bawang goreng, serta bumbu halus seperti cabai merah, kencur, jahe, merica, garam, dan gula.

Kerak telor memiliki ciri khas tekstur garing dan renyah di bagian pinggir, sementara bagian dalamnya tetap lembut. Kuliner ini biasanya hanya mudah ditemui pada festival budaya atau event besar seperti Pekan Raya Jakarta. Namun selama Ramadan, kehadiran kerak telor di tepi Jalan Veteran turut menambah ragam pilihan takjil bagi masyarakat yang mencari menu berbuka puasa di Kota Malang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.