Lamongan Jadi Tuan Rumah Peluncuran Program Nasional Sidaya untuk Lansia Berdaya

oleh -229 Dilihat
1000221273 scaled
Peluncuran program nasional Sidaya di Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, menjadi pusat perhatian nasional pada Kamis (4/12). Daerah ini ditunjuk sebagai tuan rumah peluncuran Program Nasional Lanjut Usia Berdaya (Sidaya) yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi turut mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji dalam prosesi launching yang digelar siang hari.

Program Sidaya hadir sebagai upaya konkret meningkatkan kesejahteraan lansia. Inisiatif ini dirancang agar para lanjut usia tetap aktif, sehat, mandiri, dan produktif. Data Statistik Penduduk Lanjut Usia (BPS 2024) menunjukkan proporsi penduduk lansia di Indonesia telah menyentuh 12 persen dari total populasi—angka yang menandai masuknya Indonesia ke fase aging population.

Fenomena ini bukan semata tantangan, melainkan peluang. Lansia dapat menjadi bagian dari bonus demografi jika diberdayakan dan didorong untuk tetap produktif bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

“Program Sidaya merupakan bentuk pendampingan bagi keluarga lansia dan lansia itu sendiri melalui kepedulian dan peran serta multisektor,” ujar Menteri Wihaji.

Lamongan Tunjukkan Komitmen

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan apresiasi dan komitmen mendukung penuh implementasi Sidaya di daerahnya. Ia menegaskan bahwa pemberdayaan lansia tidak bisa dilakukan hanya oleh Kemendukbangga/BKKBN, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak dalam skema pentahelix.

Komitmen tersebut bahkan telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Lamongan 2025–2030, melalui 15 program prioritas yang salah satunya fokus pada kesejahteraan lansia.

Program Yakin Semua Sejahtera (YSS) menjadi motor utama dukungan Pemkab Lamongan. Program ini telah menjangkau 112.849 lansia melalui bantuan sosial berupa makanan dan inovasi rosela. Pada sektor kesehatan, program Lamongan Sehat Dengan Kunjungan Rumah (Laserku) telah memberikan layanan kepada 3.390 lansia, bekerja sama dengan 542 Posyandu Lansia.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus merealisasikan program prioritas, menyelaraskan dengan program pemerintah provinsi hingga pusat untuk memberdayakan lansia,” tegas Pak Yes.

Tidak berhenti di sana, Lamongan juga menjalankan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) sejak 2022. Program ini telah meluluskan 197 lansia, membekali mereka dengan pengetahuan kesehatan hingga keterampilan kewirausahaan.

Rangkaian Kunjungan Menteri

Selama dua hari kunjungan kerja, Menteri Wihaji meninjau berbagai lokasi dan kelompok sasaran Program Sidaya. Ia mengunjungi Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Desa Rancang Kencono dan Desa Siman, kemudian berdialog dengan 1.000 santri di Pondok Pesantren Al-Fattah Induk. Esok harinya, Menteri menyambangi pasar tradisional Sekaran dan berinteraksi langsung dengan para lansia entrepreneur.

Pada acara puncak, Menteri Wihaji bersama Bupati Lamongan secara simbolis menyerahkan alat bantu lansia, menyaksikan wisuda Sekolah Lansia, serta mengunjungi stan layanan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satya Gatra), gelar pameran program, produk lansia entrepreneur, hingga layanan kesehatan dan bilik konseling.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.