KabarBaik.co, Surabaya – Transformasi digital di lingkungan pendidikan terus berkembang, termasuk di tingkat sekolah dasar. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dosen dan mahasiswa Telkom University Surabaya membantu SDN Wonokromo III/392 Surabaya mengembangkan website profil sekolah sebagai pusat informasi resmi berbasis digital.
Kegiatan yang berlangsung di SDN Wonokromo III/392 Surabaya, Karangrejo Sawah XI/I, Kecamatan Wonokromo, menjadi upaya bersama untuk menghadirkan sistem informasi yang lebih tertata, mudah diakses, dan berkelanjutan.
Selama ini, penyampaian informasi sekolah masih mengandalkan media konvensional, aplikasi pesan instan, dan media sosial yang berjalan secara terpisah. Kondisi tersebut membuat berbagai informasi penting, mulai dari profil sekolah, agenda kegiatan, pengumuman, data guru dan siswa hingga dokumentasi prestasi, belum terkelola dalam satu platform resmi yang terintegrasi.
Melihat kebutuhan tersebut, tim Telkom University Surabaya menghadirkan solusi berupa pengembangan website profil sekolah yang dapat menjadi pusat informasi bagi orang tua, calon peserta didik, masyarakat, maupun pihak eksternal lainnya.
Website tersebut dirancang memuat berbagai informasi penting, seperti profil sekolah, visi dan misi, struktur organisasi, data guru dan tenaga kependidikan, berita, pengumuman, agenda kegiatan, dokumentasi, hingga informasi kontak dan lokasi sekolah. Platform ini juga terintegrasi dengan media sosial sekolah sehingga publikasi kegiatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Ketua pelaksana kegiatan, Amalia Nur Alifah, mengatakan program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan website, tetapi juga mendorong kemandirian sekolah dalam mengelola informasi digital.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu SDN Wonokromo III memiliki media informasi resmi yang terstruktur, mudah diakses, dan dapat dikelola secara mandiri. Website ini diharapkan menjadi sarana publikasi, dokumentasi, sekaligus transparansi informasi sekolah,” ujar Amalia, Senin (15/6).
Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak cukup hanya dengan menyediakan teknologi. Karena itu, tim pengabdian juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru serta admin sekolah agar mampu mengelola website secara mandiri.
Pelatihan tersebut mencakup pengelolaan konten, literasi data, pembaruan informasi, pengunggahan dokumentasi kegiatan, hingga penyajian informasi yang lebih sistematis dan mudah dipahami masyarakat.
Kehadiran website sekolah diharapkan mampu mendukung transparansi informasi, memperkuat citra profesional sekolah, memudahkan pengarsipan digital, sekaligus membantu kebutuhan administrasi dan persiapan akreditasi.
Perwakilan SDN Wonokromo III, Wahyuni, menyambut positif program tersebut. Ia menilai website akan menjadi sarana penting untuk memperkenalkan berbagai aktivitas dan prestasi sekolah kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik pengembangan website profil sekolah ini karena sangat membantu sekolah dalam menyampaikan informasi secara lebih tertata dan mudah diakses masyarakat. Harapannya, website ini dapat terus dimanfaatkan untuk publikasi kegiatan, pengumuman, dokumentasi prestasi, dan kebutuhan administrasi sekolah,” katanya.
Kegiatan pengabdian ini melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Sains Data Telkom University Surabaya. Selain memberikan manfaat langsung bagi sekolah, program tersebut juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dalam menjawab kebutuhan nyata di masyarakat.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar ini, Telkom University Surabaya berharap budaya literasi digital dapat semakin berkembang. Program tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Website yang telah dikembangkan diharapkan dapat terus diperbarui dan dimanfaatkan sebagai pusat informasi resmi SDN Wonokromo III/392 Surabaya, sehingga komunikasi antara sekolah dan masyarakat menjadi lebih efektif di era digital. (*)






