Matamiyu, Si Kecil dari Indonesia yang Menari di Hati Dunia

oleh -105 Dilihat
MATAMIYU
Matamiyu (Instagram)

KabarBaik.co- Matamiyu..Belakangan, nama ini ramai diperbincangkan. Terutama di media sosial. Nama lengkapnya Miyu Ananthanaya Pranoto. Asalnya Jakarta. Seorang penari cilik. Usianya baru 11 tahun. Penari cilik. Namun, matamiyu bukan sekadar fenomena sesaat. Jejaknya di panggung tari internsional membuat decak kagum. Dalam waktu singkat, ia mencatatkan sederet prestasi bergengsi. Dari Vietnam hingga Korea Selatan. Bahkan, berkolaborasi dengan grup tari asal Amerika Serikat.

Perjalanan Matamiyu di dunia tari berawal dari layar kaca. Tepatnya pada 2021. Berawal ketika ia menyaksikan tayangan perdana Street Woman Fighter. Sebuah ajang kompetisi dance asal Korea Selatan yang mempertemukan dancer wanita terbaik dalam battle intens.

Sejak saat itu, Miyu yang masih berusia 7 tahun terpikat. Dunia tari pun menjadi mimpi besarnya. Ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi dance battle. Baik di dalam maupun luar negeri. Hingga akhirnya sukses mencuri perhatian banyak pasang mata. Mulai dari teknik, energi, dan ekspresinya yang kuat, menjadi daya pikat.

Dan, tahun ini, pencapaiannya di panggung internasional terbilang monumental. Pada Desember 2024, ia menjadi juara pertama kategori Allstyle Teenager Side di FEEDBACK Korea. Kemudian, ia melanjutkan dominasinya di HipFest 2024, di Ho Chi Minh City, Vietnam. Ajang kompetisi dance berskala internasional yang diikuti lebih dari 40 negara.

Tepat sehari setelah ulang tahunnya yang ke-11, Matamiyu menyabet juara pertama di dua kategori. Yakni, U‑12 dan U‑15. Kemenangan itu semakin mengukuhkan nama Matamiyu sebagai salah satu talenta muda terbaik Indonesia di kancah tari global.

Yang paling menarik perhatian publik adalah aksinya di World of Street Woman Fighter (WOSWF), Korea Selatan. Dalam event tersebut, Matamiyu mendapat kehormatan langka. Ia tampil bersama Motiv Crew, grup tari hip-hop asal Orlando, Amerika Serikat. Bahkan, ia didapuk sebagai guest flag bearer yang membawa bendera Amerika Serikat dalam sesi pembukaan Mega Crew, sebuah momen simbolik yang penuh makna.

Dalam unggahan Instagram-nya pada 18 Juni 2025, Matamiyu menuliskan bahwa pengalaman tersebut menjadi pemicu mimpi besarnya. Kelak, ia ingin mengibarkan Merah Putih sendiri di atas panggung dunia. “Aku melakukannya dengan rasa hormat,” tulisnya, “Dan ini menyalakan mimpi yang lebih besar bagiku sebagai anak Indonesia.”

Selama proses latihan dan tampil bersama Motiv Crew, Matamiyu mendapat banyak pelajaran berharga. Ia menyaksikan langsung bagaimana kru profesional membangun pertunjukan dari nol. Mereka berdedikasi tinggi, semangat tim, dan perhatian luar biasa terhadap detail. “Aku sangat bersyukur bisa belajar dan menjadi bagian dari semua ini,” katanya dalam sebuah wawancara.

Kehebohan itu juga terlihat dari penampilannya yang viral di kanal YouTube The Choom. Video Matamiyu bersama Mega Crew Motiv telah ditonton jutaan orangi. Komentar-komentar positif membanjiri video tersebut. Banyak yang memuji. Bagaimana penari cilik ini mampu tampil selevel dengan dancer dewasa. Tekniknya bersih, kontrol tubuh impresif, hingga ekspresi panggung yang penuh penjiwaan.

Tak pelak, popularitasnya kian menanjak. Bukan hanya karena prestasi, melainkan juga karena kepribadiannya. Tulus dan membumi. Di Instagram dan YouTube, Matamiyu rutin membagikan video latihan dan freestyle dance dengan berbagai genre. Dari pop hingga R&B. Dari situ tampak sisi kreatif dan spontanitas Matamiyu sebagai seorang bocah. Ia bukan hanya seorang penari, tetapi juga pengingat bahwa mimpi besar tak mengenal usia.

Nama Matamiyu kini menjadi simbol harapan bagi banyak anak muda Indonesia. Sosoknya menjadi buktik bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat yang menyala, panggung dunia bukan lagi impian yang jauh panggang dari api. Matamiyu memang baru berumur 11 tahun, tetapi langkahnya sudah menjangkau lintas negara dan budaya.

Dan, siapa tahu, kelak ketika musik diputar dan lampu sorot menyala benderang, ia benar-benar akan mengibarkan Merah Putih. Bukan lagi Amerika Serikat. Bukan lagi sebagai tamu, tetapi sebagai bintang utama. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.