Mengintip PGE Kamojang, Lapangan Panas Bumi Tertua yang Masih Produktif Dorong Transisi Energi

oleh -807 Dilihat
IMG 20260626 WA0025

KabarBaik.co, Bandung – Petugas lapangan memeriksa instalasi panas bumi Kamojang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/6). Lapangan panas bumi tertua ini menunjukkan perannya sebagai salah satu sumber energi bersih andalan nasional. Dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), kawasan dengan kapasitas terpasang 235 megawatt (MW) tersebut memasok listrik ke sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali) sekaligus mendukung target transisi energi dan pengurangan emisi Indonesia. Berlokasi di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kamojang memiliki wilayah kerja sekitar 45.380 hektare, namun hanya sekitar 110 hektare atau 0,2 persen yang digunakan untuk fasilitas operasional. Listrik yang dihasilkan Kamojang menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan energi di jaringan Jamali, sistem kelistrikan terbesar di Indonesia. Selain itu, operasional lapangan panas bumi ini memiliki potensi pengurangan emisi hingga 1,22 juta ton karbon dioksida ekuivalen (CO2e) per tahun dan mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 260 ribu rumah tangga. Kamojang juga menjadi bagian dari portofolio PGE yang mengelola 15 wilayah kerja panas bumi dengan total kapasitas terpasang mencapai 1.932 MW. Kawasan ini memasok listrik ke sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali) sekaligus mendukung target transisi energi dan pengurangan emisi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: R. Hari
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.