Menu Hari Pertama MBG Bulan Ramadan Dikeluhkan Wali Murid di Bojonegoro

oleh -272 Dilihat
Menu MBG di salah satu SD di Kecamatan Purwosari, Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Hari pertama penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadan di Kabupaten Bojonegoro menuai keluhan dari sejumlah orang tua dan wali murid. Menu makanan kering yang dibagikan kepada siswa saat Ramadan dinilai kurang layak dan dipertanyakan kandungan gizinya.

Keluhan tersebut disampaikan para wali murid dari berbagai kecamatan di Bojonegoro. Pada hari pertama pelaksanaan di bulan puasa, siswa penerima manfaat disebut hanya mendapatkan tiga butir kurma, satu roti kering, dan satu kotak susu kemasan.

Salah satu wali murid siswa sekolah dasar negeri di Bojonegoro, Ferlina, mengaku terkejut dengan menu yang diterima anaknya. Ia menilai komposisi tersebut belum mencerminkan asupan gizi yang memadai bagi anak-anak.

“Tadi pagi dapat MBG dan dibawa pulang karena anak saya berpuasa. Isinya hanya tiga buah kurma, satu roti kering, dan satu kotak susu kemasan. Kalau seperti ini, nilai gizinya dari mana?” ujar Ferlina, Senin (23/2).

Tak hanya menyoroti kandungan gizi, para wali murid juga mempertanyakan besaran anggaran per porsi yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15 ribu. Mereka menilai menu yang diterima siswa jauh dari nilai nominal tersebut. “Hitung sendiri saja, menurut saya kok jauh dari nominal yang ditetapkan pemerintah,” tambahnya.

Kondisi menu yang lebih parah bahkan terjadi di Kecamatan Purwosari. Salah satu wali murid yang takut disebutkan namanya mengaku hanya mendapatkan satu bungkus kecil kacang goreng dan satu botol minuman fermentasi susu merek Yakult. “Ini terlalu parah, masak hanya gini menunya, kalau kaya gini mending gak usah sekalian,” ujarnya.

Senada dengan salah satu wali murid di Kecamatan Sekar, Bojonegoro. Mereka juga mengeluhkan mendapat menu yang jauh dari layak. “Tadi hanya di berikan satu buah roti, satu bungkus kacang, dan satu buah pisang,” ujar salah satu wali murid di Kecamatan Sekar.

Program MBG sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah. Namun, pada pelaksanaan perdana di bulan Ramadan ini, penyesuaian menu berupa makanan kering justru memunculkan tanda tanya di kalangan orang tua.

Sementara itu, Koordinator SPPG Kabupaten Bojonegoro, Tomi Mandala Putra, hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan wali murid mengenai menu MBG pada hari pertama Ramadan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.