KabarBaik.co, Nganjuk — Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan wilayah Kabupaten Nganjuk menjelang pergantian malam tahun baru Islam. Sebanyak lima titik perbatasan yang menjadi pintu masuk ke Kabupaten Nganjuk disekat total oleh personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran demi mengantisipasi gangguan keamanan pada malam 1 Suro, Senin (15/6).
“Ada lima titik yang kami sekat. Ini untuk mengantisipasi keamanan malam 1 Suro,” terang Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi.
Langkah preventif ini diambil karena letak geografis Nganjuk yang sangat strategis. Kabupaten Nganjuk menjadi wilayah yang paling berpotensi dilalui oleh pergerakan massa dari berbagai daerah yang hendak menuju pusat perayaan malam suroan di Madiun.
“Jadi penyekatan kami lakukan di Pace, Prambon, Kertosono, Rejoso dan Wilangan,” beber Fajar menambahkan lokasi spesifik penyekatan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten/Kota Kediri, Jombang, hingga Bojonegoro.
Meskipun dipastikan tidak ada perayaan malam 1 Suro dalam skala besar yang terpusat di internal Kabupaten Nganjuk, polisi tidak mau kecolongan.
Fokus utama petugas di lapangan adalah menghalau dan mengantisipasi adanya konvoi massa yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Penyekatan maupun patroli skala besar akan melibatkan personel Polres Nganjuk dan polsek jajaran,” pungkas Fajar menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayahnya.






