Pamit Cari Rumput, Petani Lansia di Perak Jombang Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Waruturi

oleh -111 Dilihat
Petugas kepolisian bersama warga melakukan evakuasi.(istimewa)
Petugas kepolisian bersama warga melakukan evakuasi.(istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Seorang petani bernama Mardi, 66, warga Dusun Janti, Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran sudetan Sungai Waruturi, Jumat (5/6) malam.

Sebelum ditemukan meninggal, korban berpamitan kepada istrinya, Samiatun, 62, untuk mencari rumput sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Mardi berangkat menggunakan sepeda motor Suzuki Smash bernomor polisi S-5736-XH menuju area persawahan.

Namun hingga menjelang petang, korban tak kunjung pulang ke rumah. Khawatir terjadi sesuatu, Samiatun berusaha mencari suaminya di sekitar lokasi biasa mencari rumput.

Saat melakukan pencarian, ia menemukan sepeda motor korban terparkir di atas tanggul Sungai Waruturi. Namun, keberadaan Mardi tidak ditemukan di sekitar lokasi.

Samiatun kemudian meminta bantuan warga dan perangkat desa untuk melakukan pencarian. Warga menyisir area persawahan hingga sepanjang aliran sungai.

Sekitar pukul 19.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai sudetan Waruturi yang mengarah ke timur atau ke arah Dusun Bekel, Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Perak.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Perak Iptu Samsul Arifin mengatakan, pihak kepolisian bersama tim dari Polres Jombang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga terpeleset saat mencari rumput di sekitar tanggul Sungai Waruturi sehingga terjatuh ke sungai dan tenggelam,” kata Samsul saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6).

Menurut Samsul, hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di area tanggul yang licin dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.