Modus Pecah Konsentrasi, Komplotan Maling Gasak HP Operasional Toko Bangunan di Jombang

oleh -113 Dilihat
Aksi pencurian terekam CCTV di sebuah toko bangunan di Jalan Ahmad Yani, Jombang. (istimewa)
Aksi pencurian terekam CCTV di sebuah toko bangunan di Jalan Ahmad Yani, Jombang. (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Aksi pencurian terjadi di toko bangunan dan perlengkapan triplek Abdilla Plywood, Jalan Ahmad Yani Nomor 17, Desa/Kecamatan Jombang.

Komplotan yang diduga berjumlah tiga orang berhasil menggondol satu unit ponsel operasional toko saat penjaga sedang sibuk melayani pembeli.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/6) sekitar pukul 09.00-10.00 WIB. Saat kejadian, toko hanya dijaga seorang karyawan karena rekannya sedang mengantar barang ke pelanggan.

Salah satu penjaga toko, Mareta Adinda mengatakan, tiga pria datang ke toko secara hampir bersamaan. Meski terlihat seolah tidak saling mengenal, mereka diduga merupakan satu komplotan yang sengaja berbagi peran untuk mengalihkan perhatian korban.

“Tiga orang datang bersamaan. Satu orang membeli banyak barang kecil-kecil, lalu ada yang membeli amplas. Saat saya melayani mereka, HP toko hilang,” kata Dinda kepada wartawan.

Menurutnya, salah satu pelaku sempat berpura-pura membeli amplas. Ketika dirinya sedang memotong amplas sesuai pesanan, ponsel operasional toko berdering dan ia sempat mengangkat panggilan tersebut.

Usai menerima telepon, ponsel Android itu diletakkan di dekat area rak pajangan. Tak lama kemudian, pelaku berpura-pura hendak membayar menggunakan kartu debit. Namun transaksi tidak berhasil dilakukan.

Korban kemudian menawarkan pembayaran menggunakan QRIS. Pelaku menolak dengan alasan tidak memiliki saldo elektronik dan mengaku akan mengambil uang tunai di ATM BRI terdekat.

Kecurigaan muncul setelah Dinda hendak menggunakan ponsel operasional tersebut untuk menghubungi pelanggan lain. Saat dicari di tempat semula, ponsel itu sudah tidak ada.

“Saya telepon nomor HP itu, awalnya masih berdering tapi tidak diangkat. Setelah saya cari ke sekitar toko tetap tidak ketemu. Saat ditelepon lagi sudah tidak bisa dihubungi,” ujarnya.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak HRD perusahaan. Setelah memeriksa rekaman CCTV, terlihat salah satu pelaku mengambil ponsel yang berada di dekat meja kasir dan memasukkannya ke dalam saku jaket saat penjaga toko lengah.

Akibat kejadian tersebut, pihak toko kehilangan satu unit ponsel Android yang digunakan sebagai nomor operasional usaha. Meski nilai barang yang hilang tidak terlalu besar, nomor tersebut menyimpan data dan kontak pelanggan yang selama ini digunakan untuk transaksi pemesanan.

Pihak toko memilih tidak melaporkan kasus tersebut ke polisi. Sebagai gantinya, rekaman CCTV pelaku disebarkan melalui media sosial dengan harapan dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha lain agar lebih waspada terhadap modus serupa.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.