Heboh Video Penggerebekan di Kos Mojoagung Jombang, Polisi Turun Tangan Cek Lokasi

oleh -81 Dilihat
Polisi saat mendatangi TKP. (istimewa)
Polisi saat mendatangi TKP. (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Video yang dinarasikan sebagai aksi penggerebekan seorang suami yang diduga sedang bersama perempuan lain di sebuah kamar kos di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, viral di media sosial. Polisi pun turun tangan mengecek lokasi kejadian.

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengatakan, anggotanya langsung mendatangi lokasi usai video tersebut ramai diperbincangkan.

“Menindaklanjuti beredarnya video di media sosial terkait dugaan penggerebekan di sebuah kamar kos, pada Senin (13/7) sekitar pukul 17.00 WIB, piket Reskrim Polsek Mojoagung melaksanakan cek tempat kejadian perkara,” ujar Yogas dalam keterangannya, Selasa (13/7).

Dari hasil penyelidikan, peristiwa itu terjadi di Kos Sibad I, Dusun Mancilan, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 12.30 WIB.

Berdasarkan keterangan penjaga kos bernama Binti, keributan bermula saat seorang perempuan yang mengaku sebagai istri sah datang bersama seorang teman dan dua anaknya. Mereka mendatangi salah satu kamar kos karena mencurigai suaminya berada di dalam bersama perempuan lain.

Saat pintu kamar dibuka, ditemukan seorang laki-laki dan seorang perempuan yang bukan pasangan suami istri berada di dalam kamar. Kondisi itu kemudian memicu keributan yang diduga disertai aksi saling melakukan kekerasan.

Peristiwa tersebut direkam dan videonya kemudian beredar luas di media sosial.

Polisi juga telah mengidentifikasi penghuni kamar kos tersebut, yakni perempuan berinisial SZ, 28, warga Mojokerto yang bekerja di sektor swasta.

Meski demikian, hingga kini Polsek Mojoagung belum menerima laporan resmi dari pihak yang terlibat.

“Hingga saat ini kedua belah pihak belum datang membuat laporan ke Polsek Mojoagung, baik terkait dugaan tindak pidana penganiayaan,” kata Yogas.

Polisi juga memperoleh informasi bahwa penghuni kamar kos tersebut sudah meninggalkan lokasi dan tidak lagi menempati kamar tersebut setelah kejadian viral.

Pihak kepolisian masih menunggu apabila ada pihak yang ingin menempuh jalur hukum terkait dugaan penganiayaan maupun dugaan tindak pidana lainnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.