KabarBaik.co, Nganjuk – DPRD Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Paripurna penandatanganan nota kesepakatan Rencana Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Paripurna DPRD Nganjuk, Jumat (14/8) malam.
Langkah ini menjadi wujud sinergi antara pihak legislatif dan eksekutif dalam menjaga akuntabilitas tata kelola keuangan daerah.
“Malam hari ini, ini minggu kedua bulan Agustus sesuai dengan regulasinya, termasuk juga dengan Monitoring Center for Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi (MCB KPK), bahwa kita telah selesai pembahasan KUA-PPAS baik itu Induk 2025 yang kemarin sudah kita sempurnakan. Hari ini terkait dengan PAK (Perubahan Anggaran Keuangan), tahun 2026 untuk KUA dan PPAS-nya,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono.
Jalannya persidangan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Nganjuk, Jianto, serta dihadiri jajaran anggota dewan, unsur Forkopimda, dan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Nganjuk.
Agenda rapat diawali dengan pembacaan rancangan perubahan umum dan prioritas oleh masing-masing komisi sebelum diserahkan secara resmi kepada Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.
“Alhamdulillah semuanya sesuai dengan komitmen. Walaupun ini juga sampai malam, tapi semuanya bisa kita selesaikan sesuai dengan regulasinya,” tambah Tatit Heru Tjahjono mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran legislatif dan eksekutif.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada DPRD Nganjuk atas terselesaikannya pembahasan anggaran secara tepat waktu.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2026 secara bersama oleh Bupati dan Ketua DPRD Nganjuk.
“Secara umum karena ini PAK, ini tidak terlalu banyak, hanya ada beberapa kegiatan pergeseran di masing-masing OPD,” jelas Tatit Heru Tjahjono dikonfirmasi mengenai poin pergeseran anggaran dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini.
Seluruh rangkaian rapat paripurna persetujuan bersama ini ditutup dengan doa dan ketukan palu oleh pimpinan sidang, Jianto.








