Pengurus Baru PC IPNU-IPPNU Jombang 2026-2028 Resmi Dilantik, Kaderisasi Jadi Prioritas

oleh -238 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.22.26 AM
Pelantikan pengurus PC IPNU–IPPNU Jombang 2026–2028, siap perkuat kaderisasi dan inovasi di era digital (Ist)

KabarBaik.co, Jombang– Jajaran pengurus dan anggota Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jombang masa khidmat 2026-2028 resmi dilantik. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Pemkab Jombang.

Ketua PC IPNU Jombang M. Husein Al-Kahfi menyebut pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Menurutnya, momen ini juga menjadi ajang strategis untuk mempererat hubungan dengan para alumni.

“Kami berharap alumni terus berperan aktif dalam mendukung organisasi, baik melalui arahan, bantuan, maupun jaringan relasi. Keterlibatan alumni menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan IPNU-IPPNU,” ujar Husein dalam keterangannya Rabu (22/4).

Husein menjelaskan ada tiga peran utama alumni yang dinilai krusial, yakni sebagai pemberi nasihat, pendukung secara materiil, serta pembuka akses jejaring yang lebih luas. Ketiga aspek tersebut diyakini mampu memperkuat fondasi organisasi di tengah berbagai tantangan.

Husein menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan saat ini adalah pembenahan kaderisasi. Husein mengakui, dalam beberapa waktu terakhir terjadi penurunan, baik dari segi jumlah maupun kualitas kader.

“IPNU-IPPNU harus hadir sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata bagi pelajar. Selain itu, organisasi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap relevan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PC IPPNU Jombang, Anni Fatuzulcha, menyoroti pentingnya peran perempuan dalam organisasi dan kehidupan sosial. Ia mengajak seluruh kader IPPNU untuk menjadi pribadi yang tangguh dan berdaya.

“Perempuan memiliki peran penting sebagai sumber kekuatan dalam kehidupan. Kader IPPNU tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang,” ujarnya.

Fafa, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa nilai-nilai ke-IPPNU-an harus tertanam dalam diri setiap kader. Menurutnya, identitas tersebut tidak selalu ditunjukkan melalui atribut, tetapi juga tercermin dalam sikap sehari-hari.

Di sisi lain, Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Timur, Rafli Rifky Reza, menyoroti tantangan organisasi di era digital. Ia menilai pesatnya perkembangan teknologi turut memengaruhi menurunnya minat pelajar untuk berorganisasi.

“Kondisi ini menuntut IPNU-IPPNU untuk lebih inovatif dan kreatif dalam merancang program. Teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat gerakan organisasi, bukan menjadi hambatan,” jelasnya.

Menurut Rafli, organisasi harus mampu membaca dinamika zaman serta menghadirkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.