Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Wujudkan Asta Cita di NTB

oleh -186 Dilihat
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat menyampaikan amanat Menteri Dalam Negeri dalam apel Peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman kantor Gubernur NTB, Senin (27/4).
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat menyampaikan amanat Menteri Dalam Negeri dalam apel Peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman kantor Gubernur NTB, Senin (27/4).

KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) merayakan Hari Otonomi Daerah Ke-30 dengan menggelar Apel di halaman Bumi Gora kantor Gubernur NTB, Senin (27/4).

Saat menyampaikan amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menjelaskan, bahwa otonomi daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah.

“Momentum strategis ini menjadi komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan,” jelasnya.

Sesuai tema Hari Otonomi Daerah tahun ini “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, harus mencerminkan semangat kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal secara optimal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pihaknya juga menekankan, bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kuatnya koordinasi dan sinkronisasi antara pusat dan daerah.

“Tanpa kolaborasi yang solid, tujuan besar pembangunan tidak akan tercapai secara maksimal,” terangnya

Untuk itu, sejumlah langkah strategis menjadi fokus dalam memperkuat pelaksanaan otonomi daerah.

Di antaranya pertama, integrasi perencanaan dan penganggaran antara pemerintah pusat dan daerah guna menghindari tumpang tindih program serta meningkatkan efektivitas pembangunan.

Kedua, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcomes) yang didukung digitalisasi terintegrasi dan inovasi daerah, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketiga, penguatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah dan pengelolaan keuangan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Keempat, peningkatan kolaborasi antar daerah dalam menangani isu-isu strategis lintas wilayah seperti transportasi, lingkungan, pengelolaan sampah, hingga pengembangan ekonomi regional.

Selain itu, Pemerintah Daerah juga didorong untuk fokus pada pemenuhan layanan dasar dan pengentasan ketimpangan, termasuk akses pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, dan perlindungan sosial, khususnya di wilayah tertinggal, terluar, dan terpencil.

Dalam menghadapi tantangan global, perhatian juga diarahkan pada penguatan ketahanan daerah, meliputi ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, serta mitigasi bencana akibat perubahan iklim.

Sejumlah agenda prioritas turut disoroti, antara lain upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, serta pengembangan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja.

Di sektor sosial, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan menjadi perhatian utama melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan sumber daya manusia, digitalisasi layanan, serta pemenuhan gizi masyarakat termasuk melalui program makan bergizi.

Di akhir sambutan, ditegaskan bahwa capaian 30 tahun pelaksanaan otonomi daerah harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Dengan kerja sama dan sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan.

“Diharapkan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus diwujudkan secara merata di seluruh Indonesia,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.