KabarBaik.co – Salah satu perusahaan menyatakan komitmen membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam penanganan percepatan stunting dengan pemberian makanan tambahan.
PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) melalui Head Business Support PT GMIT, Rahmad Hidayat Yusuf menyampaikan, program responsible development yang dikhususkan untuk pengembangan UMKM dan percepatan penanganan stunting dengan PMT.
“Khusus di beberapa posyandu dan ini sudah ketiga kalinya. Kita fokus di Kecamatan Ajung bekerjasama dengan Muspika setempat,” ujar Rahmad, Jumat (12/7).
Ia menjelaskan, bantuan itu berupa bahan makanan karena memang ANJ adalah produsen edamame.
“Jadi mungkin kue-kuenya sama dengan kue yang lain, misal susu kedelai, arem-arem dan lain-lain yang bahan bakunya edamame. Kita juga menambahkan telur,” jelasnya.
Pihaknya juga menyampaikan akan berkomitmen kepada Muspika untuk berkeliling sekitar wilayah operasional di Kecamatan Ajung.
“Sesuai komitmen kami, nanti akan keliling dan meminta referensi dari puskesmas Ajung, posyandu mana yang tiap-tiap desa yang nanti akan kita berikan program tersebut,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Ajung Beny Armindo Ginting mengatakan, setiap desa telah menganggarkan penanganan percepatan stunting senilai 100 juta.
“Pelaksanaan bayi stunting dan ibu hamil, mekanisme pelaksanaan pemberian PMT selama dua bulan penuh setiap hari oleh kader posyandu,” ujarnya.
PMT tersebut, berupa makanan matang yang nantinya akan diserahkan oleh kader posyandu dan akan dikonsumsi oleh sasaran.
Sedangkan, untuk pencegahannya ia mengungkap akan berkoordinasi dengan perwakilan modin, agar tidak terjadi pernikahan dini.
“Harus melengkapi surat hasil pemeriksaan kesehatan dari puskesmas, dan ada sertifikat dari balai KB,” terang Beny.
Tujuannya, untuk melihat kesiapan calon pengantin, untuk bimbingan perkawinan, serta menjaring data.
“Jadi data calon pengantin di Ajung bisa terjaring, dan didistribusikan kepada posyandu. Jadi bisa memonitor pengantin baru, karena arahnya nanti akan hamil, jadi kita pencegahan di situ,” ucapnya.
“sebelas mudin di Ajung sudah diberikan sebaran, dan teman kades sudah tahu semua. Itu sudah berjalan dua bulan. Ini ada dampaknya, dua langkah ini yang kami lakukan,” bebernya.
Dari segala cara yang dilakukan ini, tentu nanti juga akan dilihat hasilnya seperti apa. Camat juga berterima kasih kepada ANJ yang telah membantu percepatan penanganan stunting.
“Kita juga berkomunikasi dengan perusahaan lain untuk memberikan bantuan, termsuk pihak swasta yang ada di Kecamatan Ajung,” tutupnya.(*)







